bernasnews – Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan Rosario, masa khusus bagi umat Katolik di seluruh dunia untuk memperdalam iman melalui Doa Rosario sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria.
Pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, umat merenungkan Peristiwa Sedih, yang menggambarkan penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus demi keselamatan manusia.
Merenungkan Peristiwa Sedih membantu umat Katolik meneladani pengorbanan Yesus dan kasih Bunda Maria. Dalam setiap butir doa, umat diajak untuk menyelami penderitaan Kristus serta menemukan harapan baru di tengah kesulitan hidup.
Doa Rosario bukan sekadar rangkaian doa, tetapi juga jalan untuk memperkuat batin, menumbuhkan kasih, serta memperdalam relasi pribadi dengan Tuhan.
Dikutip dari laman Paroki Santo Yosep Purwokerto, umat yang dengan tekun mendaraskan Rosario akan memperoleh banyak berkat, di antaranya terhindar dari kemalangan, dilindungi dari kejahatan, diampuni dosanya, serta diberi kekuatan dalam menghadapi pergumulan hidup.
Berikut ini susunan lengkap Doa Rosario Selasa 7 Oktober 2025, sesuai tata doa yang diterbitkan oleh Katedral Purwokerto, untuk direnungkan bersama keluarga atau komunitas doa.
Pembukaan Doa Rosario
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Aku Percaya
Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan bumi;
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita;
Yang dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;
Disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa;
Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus, pengampunan dosa,
Kebangkitan badan, dan kehidupan kekal. Amin.
Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
Salam Maria Pembuka
Salam Putri Allah Bapa
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini,
Sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Bunda Allah Putra
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini,
Sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini,
Sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
Renungan Peristiwa Sedih
1. Yesus Berdoa kepada Bapa-Nya di Taman Getsemani
“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambillah cawan ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang terjadi.” (Matius 26:39)
Bapa, ajarlah kami untuk senantiasa mengikuti kehendak-Mu, bahkan di tengah penderitaan dan pencobaan.
Lanjutkan dengan:
Bapa Kami
10 Salam Maria
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Doa Fatima:
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami,
Selamatkanlah kami dari api neraka,
Dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga,
Terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.
2. Yesus Didera
“Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh dan meludahi-Nya, lalu berlutut menyembah-Nya.” (Markus 15:19–20)
Bapa, berilah kami kekuatan untuk tetap setia dan tabah dalam menghadapi penderitaan, sebagaimana Putra-Mu yang menanggung derita dengan kasih.
Lanjutkan urutan doa seperti sebelumnya:
Bapa Kami – 10 Salam Maria – Kemuliaan – Terpujilah – Doa Fatima
3. Yesus Dimahkotai Duri
“Mereka menganyam mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya.” (Markus 15:17–18)
Tuhan, Engkau rela dimahkotai duri demi menebus dosa dunia. Ajarlah kami untuk mengampuni seperti Engkau mengampuni mereka yang menyakiti.
Ucapkan:
Bapa Kami – 10 Salam Maria – Kemuliaan – Terpujilah – Doa Fatima
4. Yesus Memanggul Salib-Nya ke Gunung Kalvari
“Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi ke tempat yang bernama Golgota.” (Yohanes 19:16b)
Bapa, tuntunlah kami agar mampu memikul salib kehidupan ini dengan sabar dan setia, meneladani Putra-Mu yang setia sampai akhir.
Lanjutkan dengan:
Bapa Kami – 10 Salam Maria – Kemuliaan – Terpujilah – Doa Fatima
5. Yesus Wafat di Salib
“Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” (Lukas 23:46)
Bapa, terimalah kami dalam kasih-Mu ketika saat hidup kami berakhir, dan dampingilah kami agar tetap setia sampai akhir bersama Yesus, Putra-Mu.
Lanjutkan:
Bapa Kami – 10 Salam Maria – Kemuliaan – Terpujilah – Doa Fatima
Doa Penutup Rosario
Doa kepada Santo Yusuf
Salam, Penjaga Sang Penebus,
Mempelai Santa Perawan Maria.
Kepadamu, Allah mempercayakan Putra-Nya yang tunggal.
Di dalam dirimu, Maria menaruh kepercayaannya,
Bersamamu, Kristus menjadi manusia.
Santo Yusuf,
Kepada kami, perlihatkan dirimu sebagai seorang bapa,
Dan bimbinglah kami di jalan kehidupan.
Perolehkan bagi kami rahmat, belas kasih, dan keberanian,
Serta lindungi kami dari setiap kejahatan.
Penutup
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Doa Permohonan kepada Bunda Maria
Setelah Rosario selesai, umat Katolik dianjurkan untuk berdoa memohon pertolongan Bunda Maria. Berikut doa yang diambil dari Gereja Katolik Roma, Basilica of the National Shrine of the Immaculate Conception, Amerika Serikat.
Ya Maria, ibuku,
Aku datang kepadamu dengan hati yang berat oleh dosa dan kelemahan.
Aku sering jatuh ke dalam pencobaan, dan terikat pada hal-hal duniawi.
Alih-alih merindukan surga, aku justru diliputi rasa takut menghadapi kematian.
Ya Bunda Pengasih, kasihanilah aku.
Engkau berkuasa bersama Putra-Mu yang Ilahi;
Ia tak akan menolak permohonan dari Hatimu yang Tak Bernoda.
Jadilah Ibu sejati bagiku, pembela di hadapan takhta-Nya.
Engkau adalah Perlindungan bagi para pendosa
Dan harapan bagi mereka yang putus asa.
Kepada siapakah aku harus berlindung selain kepadamu?
Maka, berilah aku, ya Bunda Pengharapan,
Rahmat pertobatan sejati, penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah,
Dan keberanian untuk memikul salib sambil mengikuti Yesus.
Yang terutama, penuhilah hatiku dengan pengharapan kudus,
Agar di saat tergelap pun aku tetap percaya kepada Juruselamatku.
Bimbinglah aku agar layak bersatu denganmu dalam kebahagiaan abadi di surga.
Amin.
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Melalui doa Rosario yang diucapkan dengan iman dan ketekunan, umat Katolik memperbarui keyakinan bahwa kasih Allah selalu hadir bahkan dalam duka terdalam.
Semoga Doa Rosario Selasa 7 Oktober 2025 ini menjadi sumber kekuatan, damai, dan penghiburan bagi setiap orang yang memanjatkannya dengan hati tulus.
***












