News  

Sembilan Hari Manunggal Fair Kulon Progo Hasilkan Rp 7,3 Miliar, Antusiasme Masyarakat Tinggi

Alun-alun Wates dipadati pengunjung selama Manunggal Fair 2025 berlangsung. (Dok Pemkab Kulon Progo)

bernasnews – Alun-alun Wates, Kulon Progo, menjadi saksi geliat ekonomi masyarakat selama sembilan hari pelaksanaan Manunggal Fair Binangun Kertoraharjo 2025.

Acara tahunan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Kulon Progo itu ditutup dengan catatan transaksi yang mengesankan, mencapai Rp 7,3 miliar. Angka ini mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kulon Progo sekaligus panitia penyelenggara, Muhammad Nasta’in, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang membuat acara ini berjalan sukses. Menurutnya, antusiasme warga menjadi pendorong utama keberhasilan Manunggal Fair tahun ini.

“Kami mencatat rata-rata jumlah pengunjung mencapai sekitar 118 ribu orang yang masuk ke arena Alun-alun Wates. Ini menunjukkan betapa besar minat masyarakat terhadap event ini,” ujarnya seperti diberitakan kabarjawa.com.

UMKM, Kuliner, dan Hiburan Jadi Magnet Utama

Manunggal Fair 2025 menghadirkan ratusan stan dari berbagai sektor, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku UMKM, stan VIP dan VVIP, serta pedagang kreatif lapangan (PKL) yang tergabung dalam lima paguyuban.

Aktivitas ekonomi yang berlangsung tidak hanya terbatas pada transaksi jual beli, tetapi juga mencakup sektor parkir, kuliner, dan hiburan rakyat. Selama sembilan hari, total perputaran uang dari berbagai sektor tersebut mencapai Rp 7,3 miliar.

Pentas hiburan rakyat yang digelar setiap malam menjadi daya tarik tambahan, menarik kerumunan pengunjung dari berbagai wilayah. Kehadiran hiburan ini menambah atmosfer meriah dan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitarnya.

Ruang Kolaborasi dan Promosi Potensi Daerah

Bagi pemerintah daerah, Manunggal Fair bukan sekadar ajang perayaan ulang tahun kabupaten. Acara ini dirancang sebagai ruang publikasi program daerah, sarana promosi potensi lokal, dan wadah kolaborasi antara berbagai pihak.

“Kami berharap Manunggal Fair Binangun Kertoraharjo 2025 menjadi ruang publikasi pemerintah daerah, ruang kreatifitas, kolaborasi, dan harmoni tumbuhnya jejaring bisnis dan promosi potensi daerah. Lebih dari itu, acara ini mempererat persaudaraan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tambah Nasta’in.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melihat kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal, mulai dari desa hingga kota, dengan menonjolkan produk dan kreativitas warga setempat.

Sinergi Jadi Kunci Kesuksesan

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, hadir secara langsung untuk menutup acara secara simbolis. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan Manunggal Fair 2025 merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kesuksesan ini lahir karena adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Kita berhasil menciptakan harmoni dalam penyelenggaraan Manunggal Fair, yang menjadi cermin semangat gotong royong masyarakat Kulon Progo,” ungkapnya.

Penutupan acara juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang berbagai lomba yang digelar selama pameran berlangsung.

Lomba fotografi, lomba reels, lomba antar stan OPD, hingga kompetisi untuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang meramaikan pameran tahun ini.

Wujud Nyata Semangat Binangun Kertoraharjo

Lebih dari sekadar pesta rakyat, Manunggal Fair 2025 membuktikan bahwa kegiatan ekonomi berbasis lokal mampu berkembang pesat ketika pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bergerak dalam satu langkah.

Semangat “Binangun Kertoraharjo” tercermin dalam pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatnya kreativitas warga, serta menguatnya ikatan sosial masyarakat Kulon Progo.

Dengan pencapaian transaksi hingga Rp 7,3 miliar dan partisipasi puluhan ribu pengunjung, Manunggal Fair 2025 menegaskan posisinya sebagai agenda penting dalam kalender ekonomi dan budaya Kulon Progo setiap tahunnya. (Eln)