News  

Motor Trail Tabrak Pejalan Kaki di Bantul, Korban Dilarikan ke RSUD Wirosaban

bernasnews – Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Jakpod, Bantul. Seorang pejalan kaki tertabrak motor trail dan mengalami luka serius. Polisi melakukan olah TKP dan mengimbau pengguna jalan berhati-hati.

Suasana malam Sabtu, 4 Oktober 2025 di kawasan Jalan Bantul berubah mencekam setelah sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Jakpod, Dusun Dongkelan, Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Seorang pejalan kaki berusia 29 tahun tertabrak sepeda motor trail saat mencoba menyeberang jalan. Insiden ini menyebabkan korban mengalami luka cukup serius, termasuk patah tulang selangka.

Berdasarkan keterangan dari Unit Laka Lantas Polsek Sewon, kejadian berlangsung sekitar pukul 21.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor jenis Kawasaki KLX dengan nomor polisi AB-2951-AX yang dikendarai oleh FH (24), warga Dongkelan, Panggungharjo. Sementara korban diketahui bernama WC (29), juga berasal dari wilayah yang sama.

Kronologi Tabrakan dan Penanganan di Lokasi

Menurut keterangan PS Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, kecelakaan bermula ketika WC menyeberang dari arah barat ke timur.

Di saat bersamaan, motor trail yang dikendarai FH melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan cukup tinggi. Karena jarak yang terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindari.

“Korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang selangka. Petugas PMI segera mengevakuasi korban ke RSUD Wirosaban Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan,” ujar Iptu Rita dikutip dari tugujogja.id.

Tubuh korban terpental ke aspal akibat kerasnya benturan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan pertama sebelum tim PMI tiba. Kejadian tersebut sempat menyita perhatian pengguna jalan lain yang melintas malam itu.

FH selaku pengendara motor trail tidak mengalami luka, namun sepeda motornya mengalami kerusakan di bagian depan. Polisi mencatat kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp300.000.

Pemeriksaan TKP dan Imbauan Keselamatan

Petugas Polsek Sewon bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Polisi juga meminta keterangan dari pengendara dan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti tabrakan.

Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara mengarah pada faktor jarak pandang yang terbatas dan kecepatan kendaraan sebagai pemicu utama.

Polisi akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang berperan dalam kecelakaan ini.

Iptu Rita mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan di kawasan permukiman padat seperti Dongkelan, tempat lalu lintas seringkali ramai pada malam hari.

“Pejalan kaki pun harus memastikan kondisi jalan aman sebelum menyeberang,” tegasnya. (Eln)