bernasnews – Sebuah kecelakaan melibatkan sepeda motor dan gerobak becak penjual sate terjadi di Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul, pada Minggu, 5 Oktober 2025 dini hari.
Insiden ini menyebabkan pedagang sate dan dua pengendara motor mengalami luka, sementara dagangan sate berserakan di jalan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa Unit Laka Lantas Polsek Sewon menerima laporan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AB 6554 BV dan sebuah gerobak becak penjual sate.
Kecelakaan bermula ketika T, pedagang sate berusia 37 tahun asal Bangunharjo, Sewon, sedang mengayuh gerobak becaknya dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di depan Indomaret Dusun Saman, gerobak tersebut ditabrak dari belakang oleh sepeda motor Honda Beat yang dikendarai AFA (30), warga Sumberagung, Jetis, Bantul.
Benturan mengakibatkan AFA dan pemboncengnya, BF (23), terjatuh ke aspal. T ikut terjungkal, sementara gerobak sate terguling.
Arang yang masih menyala jatuh ke jalan, dan tusukan sate yang belum dibakar ikut tercecer. Sejumlah warga yang bersiap membuka lapak segera memberikan pertolongan.
Petugas PMI bersama warga mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. AFA mengalami cedera kepala dan dibawa ke RS Bethesda Yogyakarta. T mengalami luka di kaki kiri dan dirawat di RSUD Wirosaban Yogyakarta. Pembonceng BF tidak mengalami luka serius.
Penanganan Polisi dan Imbauan Keselamatan
Petugas Unit Laka Lantas Polsek Sewon mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa motor Honda Beat dan gerobak becak yang rusak cukup parah.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan sekitar Rp300.000. Sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan, sedangkan gerobak rusak di bagian belakang.
Dagangan sate yang disiapkan T untuk berjualan dini hari juga rusak dan tidak dapat dijual. Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengendara motor kurang berkonsentrasi saat melaju di jalan yang relatif sepi.
“Waktu malam jalan memang lengang, tapi justru itu membuat banyak pengendara terlena. Kami minta masyarakat tetap waspada dan menjaga kecepatan,” tegas Iptu Rita.
Ia juga mengingatkan agar kendaraan tidak bermotor seperti gerobak dan sepeda dilengkapi lampu atau reflektor.
“Kejadian seperti ini bisa dihindari kalau visibilitas cukup baik. Pedagang yang beraktivitas malam hari perlu menambahkan lampu di gerobak agar lebih aman,” tambahnya.












