bernasnews– Aksi dugaan klitih kembali terjadi di antul. Sabtu (4/10/2025) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, tiga remaja menjadi korban penganiayaan setelah dikejar sekelompok orang tak dikenal di kawasan Simpang 4 Kasongan, Tirtonirmolo, Kasihan.
Peristiwa bermula ketika dua sepeda motor melaju kencang dari arah utara menuju Pasar Niten. Seorang saksi yang tengah makan di Angkringan Mbok Tu mendengar teriakan klitih-klitih dari rombongan pengendara motor yang melakukan pengejaran. Teriakan itu sontak membuat suasana panik.
Melansir dari kabarjawa.com, dua warga, Sendi Apriliawan dan Danis Fajar Nuratama, mencoba ikut mengejar. Salah satu motor, N-Max, kabur ke arah timur Pasar Niten.
Sementara itu, Scoopy bernomor polisi AB-2236-GI melarikan diri ke arah selatan Jalan Bantul. Kejar-kejaran berlanjut hingga kawasan Kali Putih, tapi para saksi kehilangan jejak.
Tiga Korban Dugaan Klitih di Bantul
Saat kembali ke Simpang 4 Kasongan, mereka menemukan tiga remaja tergeletak dengan luka-luka. Warga segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kasihan.
Pawas Polsek Kasihan IPDA Pikur Eri S bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi. Saat tiba, ambulans PMI Bantul sudah berada di tempat kejadian dan membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Ketiga korban tersebut adalah sebagai berikut.
- PM (17), warga Tirtonirmolo, Kasihan, mengalami luka sobek di pelipis kanan sepanjang 10 cm hingga perlu 20 jahitan, serta luka lecet di tangan dan kaki.
- MDF (16), pelajar asal Sewon, menderita luka lecet di kaki dan tangan.
- Z, remaja asal Panggungharjo, Sewon, juga mengalami luka yang masih dalam pemeriksaan medis.
Ketiganya mengendarai Honda Scoopy AB-2236-GI dan berboncengan tiga usai bermain di kawasan Carudan.
Menurut pengakuan PM, tiba-tiba mereka dikejar pengendara sepeda motor Aerox dan Scoopy. Selama pengejaran, pelaku menendang para korban berkali-kali hingga akhirnya terjatuh di Simpang 4 Kasongan.
Polisi Selidiki Motif
PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan korban tidak mengenal para pelaku. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku menggunakan Honda Aerox dan Scoopy, salah satunya mengenakan jaket Shoope.
“Ada dugaan para korban disangka sebagai pelaku klitih karena mereka berboncengan tiga,” ujarnya.
Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi telah mengamankan satu rekan korban yang sempat melarikan diri, tapi kembali untuk dimintai keterangan.
“Kami masih mendalami kasus ini. Dugaan sementara ada salah paham di jalan yang berujung pada penganiayaan. Namun, motif pelaku akan terus diselidiki,” tambah Iptu Rita.
Saat ini, ketiga korban masih dalam perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat segera melapor jika memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku dugaan klitih di Bantul.***(Eln)












