News  

Waspada Gelombang Tinggi, BMKG DIY Ingatkan Nelayan dan Wisatawan di Pesisir Selatan Yogyakarta

Waspada Gelombang Tinggi
Waspada Gelombang Tinggi

bernasnews– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Sabtu, 27 September 2025.

Lembaga ini menegaskan bahwa masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan karena prediksi gelombang laut di perairan selatan Yogyakarta mencapai ketinggian 2,5 hingga 4,0 meter.

BMKG DIY menekankan bahwa kondisi laut dengan kategori tinggi itu berpotensi mengancam keselamatan nelayan kecil yang menggunakan perahu tradisional.

“Nelayan jangan memaksakan diri berlayar. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas petugas BMKG DIY dalam rilis resminya.

Gelombang tinggi tidak hanya berbahaya bagi nelayan. BMKG DIY juga memperingatkan wisatawan yang berlibur di sepanjang garis pantai Gunungkidul, Bantul, hingga Kulon Progo.

Petugas SAR pantai bahkan bersiaga penuh untuk mengantisipasi adanya pengunjung yang lalai. Petugas telah memasang sejumlah papan peringatan di titik-titik rawan, mulai dari Pantai Parangtritis hingga Pantai Indrayanti.

Meski ada ancaman gelombang tinggi, BMKG DIY menjelaskan bahwa kondisi cuaca di daratan masih relatif bersahabat. Pada pagi hari, langit Yogyakarta diprediksi cerah berawan.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi turun di wilayah utara Sleman dan utara Kulon Progo. Malam hingga dini hari, langit kembali diprediksi berawan hingga cerah berawan.

Suhu udara berada di kisaran 22–33 °C dengan kelembapan tinggi mencapai 95 persen. Angin berhembus dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–30 km/jam. Kondisi ini memperkuat potensi gelombang tinggi di laut selatan.

BMKG DIY menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar formalitas. Gelombang setinggi 4 meter mampu menghempaskan kapal, merobohkan pondok nelayan, bahkan menggerus daratan pantai.

BMKG DIY menyerukan agar nelayan, wisatawan, aparat keamanan pantai, hingga masyarakat lokal bersatu menjaga keselamatan bersama.

Para wisatawan sebaiknya mengikuti arahan petugas SAR. Nelayan pun perlu menahan diri sementara waktu hingga kondisi laut benar-benar aman.

Dengan kewaspadaan kolektif, tragedi dapat dicegah. Gelombang tinggi memang fenomena alam yang tak bisa manusia hentikan, tetapi kita selalu bisa memilih untuk mengutamakan keselamatan. (ef linangkung)