bernasnews — Universitas Widya Mataram (UWM) melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Kunden, Desa Kunden, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, DIY.
Kegiatan ini bertema “Peningkatan Reputasi Usaha KWT Rukun Kunden melalui Diversifikasi Produk Olahan Pepaya” dan berhasil terlaksana berkat dukungan hibah pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Pendanaan 2025.
Tim dosen UWM yang terlibat terdiri dari Dyah Titin Laswati, S.TP., M.P. dan Nissa Clara Firsta, S.TP., M.T.P. dari Program Studi Teknologi Pangan, serta Siti Lestariningsih, S.T., M.Sc. dari Program Studi Teknik Industri. Kegiatan ini juga didukung oleh dosen Teknologi Pangan Asepto Edi Saputro, S.TP., M.Sc.
“Juga beberapa mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan UWM, yaitu Ashar Alfian Noor Fathoni dan Nikita Andini Putri, yang terlibat dalam pendampingan, dokumentasi, serta praktik bersama Masyarakat,” kata Ketua Tim Pengabdian, Dyah Titin Laswati, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/9/2025).
Rangkaian kegiatan pada bulan September 2025 ini meliputi pemaparan materi mengenai cara pengolahan pangan yang baik (Good Manufacturing Practices), teknik pengolahan dan pengemasan makanan, serta pengelolaan organisasi dan manajemen usaha dalam penerapan inovasi produk.
“Selain itu, peserta juga mengikuti praktik pembuatan diversifikasi olahan pepaya, di antaranya manisan pepaya basah (cocktail), manisan pepaya kering, dan selai papaya,” ungkap Dyah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, imbuh Dyah, UWM juga menyerahkan bantuan peralatan produksi berupa food dehydrator, cup sealer, pengemas vakum, meja produksi berbahan stainless serta perlengkapan pendukung lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing produk olahan KWT Rukun Kunden.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Widya Mataram (UWM) dalam mendampingi masyarakat. Dyah juga ingin memastikan bahwa ilmu yang diberikan tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga diwujudkan dalam praktik serta dukungan sarana.
“Sehingga masyarakat benar-benar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.” harap dia.
Sementara itu Niswati, S.E selaku ketua KWT Rukun Kunden menyatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada Universitas Widya Mataram dan Kemdiktisaintek. Menurutnya, pendampingan, pelatihan, dan bantuan alat yang diberikan sungguh membantu kelompoknya dalam mengembangkan usaha.
“Dengan adanya keterampilan baru serta dukungan peralatan, kami semakin percaya diri untuk mengembangkan produk pepaya yang bervariasi dan layak dipasarkan,” ujar Niswati.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat reputasi KWT Rukun Kunden, membuka peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Ucapan terima kasih disampaikan kepada Kemdiktisaintek atas dukungan pendanaan, serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran kegiatan ini,” pungkasnya. (*/ nun)












