bernasnews — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan program “Pengembangan Kompetensi Profesional Guru melalui Pendampingan Pembelajaran Bermuatan Literasi Finansial dalam Konteks Edu-Tourism Yogyakarta”.
Kegiatan ini menyasar para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP/MTs se-Kota Yogyakarta, dengan tujuan memperkuat peran guru dalam menciptakan siswa yang well-literate, khususnya di bidang finansial.
Program ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan mendesak akan penguasaan literasi finansial di kalangan generasi muda. Di tengah dinamika kehidupan ekonomi yang semakin kompleks, kemampuan memahami, mengelola, dan mengambil keputusan finansial yang tepat menjadi kompetensi esensial bagi seseorang.
“UPY melalui tim pengabdiannya merancang strategi inovatif dengan memadukan pembelajaran matematika, literasi finansial, dengan konteks edu-tourism Yogyakarta,” kata Nendra M.S Dwipa, M. Sc, Ketua Tim Pengabdian UPY dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/9/2025).
Menurut Nendra, pendekatan edu-tourism dipilih karena Yogyakarta kaya akan destinasi pendidikan dan budaya yang dapat dijadikan laboratorium belajar nyata. “Kami ingin memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual, di mana guru dan siswa tidak hanya memahami konsep finansial secara formal teoritis,” ungkapnya.
“Tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata melalui interaksi dengan lingkungan wisata edukatif di Yogyakarta,” tegas Nendra.
Kegiatan pendampingan ini meliputi pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran, lokakarya berbasis praktik, serta diskusi reflektif antar guru dalam komunitas MGMP. Melalui proses ini, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan literasi finansial siswa.
Selain meningkatkan profesionalisme guru, program ini juga memperkuat efektivitas komunitas belajar MGMP Matematika. “Para guru diberi ruang untuk saling berbagi praktik baik, berdiskusi, dan mengembangkan model pembelajaran kolaboratif yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing,” beber Nendra.
Sementara itu Dra. Endang Triningsih, M. Pd, Koordinator Pengawas SMP Kota Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program ini. Pengabdian masyarakat merupakan bentuk nyata kontribusi UPY dalam menjawab tantangan pendidikan.
“Dengan memadukan literasi finansial dan edu-tourism, kami percaya para guru akan semakin berkualitas dalam melaksanakan pembelajaran bermakna, dan siap mencetak generasi muda yang well-literate, adaptif, serta berdaya saing,” harap Endang.
Tim pengabdian terdiri dari dosen yakni Nendra MS Dwipa M. Sc, Dr. Laela Sagita M.Sc, Bintang Wicaksono M.Pd, serta tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari program studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta.
Pelibatan mahasiswa dalam kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan memberi pengalaman mahasiswa untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset Dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains Dan Teknologi pada tahun anggaran 2025.
Melalui program ini, Tim Pengabdian UPY berkomitmen terus mendorong transformasi pendidikan berbasis literasi finansial yang aplikatif, berakar pada kearifan lokal, dan relevan dengan tuntutan global.
“Diharapkan, keberhasilan program ini dapat menjadi model pengembangan profesional guru yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia,” pungkas Nendra M.S Dwipa. (*/ nun)












