bernasnews– Malam Senin (22/9/2025) di kawasan Ring Road Utara, Condongcatur, Sleman, berubah mencekam. Sebuah mobil Honda Brio berwarna gelap menabrak sepeda motor, lalu kabur meninggalkan lokasi.
Warga yang menyaksikan insiden itu sontak melakukan pengejaran hingga ke Fly Over Janti, membuat lalu lintas malam itu penuh kepanikan.
Pengejaran Honda Brio hingga Fly Over Janti
Suasana semakin dramatis ketika akun Instagram @merapi_uncover membagikan video detik-detik pengejaran. Dalam rekaman itu, mobil Brio terlihat berhenti di atas flyover dengan bumper depan penyok.
Melansir dari kabarjawa.com, puluhan warga mengepung mobil, sementara pengemudi tampak panik menghadapi amarah massa.
“(Breaking News) Tabrak lari terjadi di Janti pada Senin, 22 September 2025 sekitar pukul 21.50. Pengemudi diduga sudah menabrak sebelumnya sehingga dikejar massa. Saat melintasi tanjakan Janti menuju arah Adisucipto, pengemudi kembali menabrak sebuah motor di jalur kiri,” tulis akun tersebut.
Kronologi Tabrak Lari Condongcatur
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, membenarkan adanya insiden tersebut. Berikut adalah kronologi tabrak lari Condongcatur. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.45 WIB di depan sebuah toko suku cadang kendaraan, Jalan Ring Road Utara, Condongcatur.
Mobil Honda Brio dikemudikan oleh EAS (31), sedangkan sepeda motor Honda Kharisma dikendarai SBH (17) bersama penumpangnya ACCN (15). Keduanya baru saja memutar dari U-Turn UPN dan melaju di jalur cepat.
Dalam hitungan detik, Brio menabrak bagian belakang motor hingga membuat kedua remaja itu terpelanting keras ke aspal.
Alih-alih bertanggung jawab, pengemudi Brio sempat menepi lalu kembali tancap gas ke arah Jalan Gejayan. Warga yang melihat kejadian langsung geram dan melakukan pengejaran.
Dua remaja korban tabrakan segera dilarikan ke RS Hermina Yogyakarta. SBH mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Sementara itu, ACCN harus mendapat perawatan intensif akibat memar di pelipis, bengkak pada mata, serta patah bahu kiri.
Adapun pengemudi Brio EAS selamat tanpa luka. Mobil hanya mengalami penyok di bumper depan kiri, sedangkan motor korban mengalami kerusakan parah di bagian slebor belakang. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Tim Satlantas Polresta Sleman segera mengamankan barang bukti berupa mobil Honda Brio dan sepeda motor korban. Polisi juga memeriksa saksi-saksi, rekaman CCTV, serta mendalami motif pelaku yang nekat kabur usai menabrak.
“Kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polresta Sleman. Kami imbau masyarakat agar selalu waspada, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman saat berkendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya,” tegas AKP Salamun.
Insiden ini menjadi bukti betapa cepatnya reaksi masyarakat ketika melihat pelanggaran lalu lintas. Warga Condongcatur hingga Janti tak segan melakukan aksi spontan untuk menghentikan pelaku tabrak lari.
Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan, sementara warga berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.***(Eln)












