bernasnews– Sebuah tragedi memilukan terjadi di jalur Ringroad Selatan. Sabtu dini hari (20/9/2025), seorang pengendara misterius tew*s usai diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas di tikungan Ringroad Selatan, tepatnya di sebelah selatan Nasmoco Bantul.
Peristiwa ini sontak menyedot perhatian publik, bukan hanya karena korban meregang nyawa di tempat, tetapi juga lantaran sepeda motornya justru raib.
Sekitar pukul 04.45 WIB, warga yang melintas di lokasi mendapati pemandangan mengerikan. Tubuh korban tergeletak di pinggir jalan, hanya tersisa helm yang menempel di dekatnya.
“Injih mas, kulo pas liwat cuma ada korban sama helm tok,” tulis salah satu pengguna Facebook dengan akun west**, menegaskan bahwa motor sama sekali tidak terlihat di lokasi.
Tim PMI Bantul segera mengevakuasi koran menuju RSUD Panembahan Senopati. Kejadian ini semakin mengundang keprihatinan setelah warganet ramai-ramai membicarakan motor korban yang hilang.
Postingan akun Facebook @informasiyogyakarta menyebut bahwa motor tak ada saat olah TKP.
“Saat olah TKP, motor korban tidak ditemukan di lokasi dan saat ini masih dalam proses pencarian,” tulis akun dargom* dalam kolom komentar.
Beberapa jam setelah viral, polisi akhirnya memberikan keterangan resmi. Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Polisi berhasil menemukan sebuah sepeda motor yang kuat dugaan adalah milik korban.
“Kami menemukan kendaraan roda dua jenis vespa bercorak abu-abu tanpa plat nomor. Saat ini kami masih melakukan identifikasi untuk memastikan kepemilikan kendaraan tersebut sekaligus mengungkap identitas korban,” tegasnya.
Polisi terus mendalami penyebab kecelakaan dan berupaya mencari kendaraan lain yang mungkin terlibat. Tragedi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi setiap pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.
Kejadian di Bantul ini menyisakan pesan mendalam. Setiap pengendara harus menyadari bahwa jalan raya bukan sekadar ruang untuk melaju, melainkan juga arena yang menuntut kewaspadaan penuh.
“Mari kita semua lebih berhati-hati di jalan, dan jangan pernah kehilangan rasa kemanusiaan,” tulis akun @informasiyogyakarta dalam penutup postingannya. (ef linangkung)











