News  

Pemkot Yogya Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Sebagian Besar Hewan Piaraan Kucing 1.122 Ekor

Seekor kucing yang sengaja "diliarkan" atau dipelihara dengan baik oleh pemiliknya, yang juga membuat resah warga lain di Perkampungan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews —  Sebagai upaya untuk mencegah penyakit rabies dan mempertahankan status bebas rabies di Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar vaksinasi rabies gratis selama bulan September 2025.

Dikutip dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta, Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta drh Imam Abror menyatakan bahwa dari 38 provinsi di Indonesia, baru 12  provinsi yang bebas rabies. DIY menjadi salah satu provinsi bebas rabies.

“Tapi daerah terdekat dengan DIY masih ada yang belum bebas rabies yaitu Jawa Barat dan Bali. Menurutnya dengan kondisi itu, potensi rabies masih bisa masuk  DIY, khususnya Kota Yogyakarta. Apalagi jika lalu lintas hewan masih agak renggang,” ungkap drh. Imam Abror, di sela-sela kegiatan vaksinasi rabies di Kelurahan Giwangan, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, vaksinasi rabies ini menjadi ikhtiar mencegah rabies masuk kembali ke DIY dan khususnya Kota Yogyakarta. Selama September ini layanan vaksinasi rabies gratis juga diberikan di Poli Klinik Hewan Kota Yogyakarta. Juga praktik dokter hewan mandiri yang sudah kerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pada bagian lain Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sri Panggarti mengungkapkan, bahwa  sampai hari Senin ini (15/9) jumlah hewan yang divaksinasi rabies tahun 2025 sebanyak 1.412 ekor. Hewan itu terdiri dari kucing 1.122 ekor, anjing 285 ekor dan monyet 5 ekor.

“Realisasi vaksinasi rabies itu dilakukan di 24 kelurahan dan 11 titik di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta dan praktik dokter hewan mandiri/swasta. Vaksinasi rabies itu masih akan digelar sampai akhir September sampai menyasar 45 kelurahan atau semua kelurahan di Kota Yogyakarta,” tegasnya.

Dikatakan, sebagian besar hewan peliharaan yang divaksin adalah kucing. Pihaknya bisa siapkan lebih dari 2.500 dosis vaksin rabies. Itu termasuk untuk vaksinasi pada awal tahun depan yang belum divaksinasi di September.

“Pasalnya tidak memenuhi syarat untuk vaksinasi. Misalnya, kondisi kesehatan hewan, sedang bunting dan menyusui. Termasuk untuk tahun lalu yang vaksin pada bulan Februari,” ujar Sri Panggarti. (ted)