News  

Oleng Saat Mendahului Kendaraan, Perawat Asal Gunungkidul Dihantam Truk Box di Banguntapan

Kecelakaan Maut Perawat Asal Gunungkidul/Foto: Polres Bantul

bernasnews– Kecelakaan maut kembali merenggut nyawa di jalanan Bantul. Seorang pengendara motor sport Honda CB150R bernama Robiyantoro (25), perawat asal Gunungkidul, tew*s seketika di lokasi kejadian.

Sebuah truk box Isuzu menghantam tubuhnya di Jalan Wonosari, tepat di depan SPBU Mantub, Baturetno, Banguntapan, Senin (15/9/2025) sekitar pukul 08.15 WIB.

Suasana di lokasi seketika mencekam. Dentuman keras terdengar saat tubuh korban dan motornya terseret setelah terjatuh tepat di jalur yang sama dengan laju truk. Sejumlah warga yang menyaksikan langsung berteriak histeris. Dalam hitungan detik, jalanan padat itu berubah menjadi saksi bisu tragedi memilukan.

PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa maut ini. Ia menegaskan bahwa korban mengalami luka parah di kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

“Kecelakaan terjadi saat korban mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, ruang tidak cukup. Korban sempat melakukan pengereman, motor oleng, lalu terjatuh ke kanan. Pada saat bersamaan, truk box Isuzu melaju dari arah barat ke timur dan langsung menabrak korban,” ungkap Iptu Rita.

Korban yang sudah terjatuh tak sempat menyelamatkan diri. Benturan keras membuat nyawanya terhenti di lokasi. Sementara sopir truk berinisial TYR (39) asal Sidoarjo dan seorang penumpang bernama RWK (25) asal Surabaya selamat tanpa luka.

Korban bernama lengkap Robiyantoro, lahir di Gunungkidul pada 8 September 2000. Perawat asal Gunungkidul ini tinggal di Gesing II, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Menurut keterangan polisi, ia sering melintas di jalan tersebut untuk beraktivitas.

Truk box Isuzu bernopol B-9981-TSC yang menabrak dikemudikan oleh TYR. Ia mengaku hanya sesekali melewati jalur Wonosari. Saat kejadian, ia membawa seorang penumpang bernama RWK.

Akibat insiden ini, motor sport Honda CB150R bernopol AB-2128-UM milik korban mengalami kerusakan pada bodi kanan. Kemudian, truk box Isuzu mengalami goresan di sisi kiri.

Warga sekitar menyebut Jalan Wonosari di Banguntapan memang rawan kecelakaan. Lalu lintas padat, jalur sempit, dan kecepatan tinggi kerap menjadi kombinasi maut. Banyak pengendara yang nekat mendahului meski ruang tidak memadai.

Tragedi pagi ini menambah daftar panjang korban jiwa di jalur tersebut. Hanya dalam hitungan menit setelah kecelakaan, polisi langsung mengatur lalu lintas dan mengevakuasi korban serta kendaraan.

“Jangan memaksakan diri saat mendahului jika ruang tidak cukup. Keselamatan jauh lebih berharga daripada tergesa-gesa,” tegasnya.

Ia juga meminta pengendara sepeda motor untuk lebih waspada, menjaga jarak, serta selalu mengutamakan keselamatan. Polisi memastikan akan terus melakukan patroli dan imbauan di jalur rawan kecelakaan, termasuk Jalan Wonosari. (ef linangkung)