bernasnews – Suasana tenang di Jalan Srandakan, Bantul, seketika berubah mencekam saat sebuah mobil pick up Daihatsu kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor pada Kamis, 11 September 2025 dini hari.
Insiden ini menyebabkan pengendara motor mengalami luka berat di kepala, sementara kendaraan pick up baru berhenti setelah menabrak warung gudeg legendaris milik warga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, tepat di depan Warung Gudeg Manggar milik Bu Jumilan, Dusun Mangiran, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan. Warga yang tengah beristirahat sontak berhamburan keluar rumah begitu mendengar suara dentuman keras yang terdengar beruntun.
Menurut keterangan PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kecelakaan bermula ketika BS (35), warga Selopamioro, Imogiri, mengemudikan mobil pick up Daihatsu bernomor polisi AB-8249-NH dari arah barat ke timur. Saat melintas di depan warung gudeg tersebut, laju kendaraan mendadak oleng.
“Pick up selip, tak terkendali, lalu langsung menghantam sepeda motor Honda Vario AA-6483-KC yang dikendarai EN (45), warga Purworejo, Jawa Tengah,” ujar Iptu Rita seperti dikutip dari tugujogja.id.
Benturan keras membuat EN terpental dan jatuh ke aspal. Ia mengalami cedera berat di kepala hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Warga yang panik segera mengevakuasinya ke RS UII Pandak, Bantul, untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat berita ini ditulis, kondisi korban masih kritis.
Setelah menabrak sepeda motor, mobil pick up yang dikemudikan BS belum juga berhenti. Kendaraan itu terus melaju tak terkendali hingga akhirnya menabrak bangunan depan Warung Gudeg Manggar milik Agus Wihartanto (52).
Bagian depan warung ambruk akibat benturan, namun beruntung tidak ada orang di dalam karena warung sudah tutup sejak malam sebelumnya.
Benturan keras juga mengakibatkan kerusakan parah pada sepeda motor Honda Vario, terutama di sisi kanan, sementara bagian depan mobil pick up ringsek. Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai sekitar Rp3 juta.
Unit Laka Lantas Polres Bantul langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area agar tidak menimbulkan kemacetan.
Polisi juga memeriksa kondisi pengemudi BS yang diketahui tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan, dugaan sementara pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga selip dan hilang kendali,” jelas Iptu Rita Hidayanto.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini meninggalkan luka mendalam bagi para pihak yang terlibat.
Seorang pengendara motor kini berjuang melawan cedera serius di rumah sakit, sementara pemilik warung harus menanggung kerugian karena bangunan usahanya rusak akibat benturan. (Eln)











