News  

Lalai saat Menyeberang Jalan, Bocah Perempuan Sebabkan Kecelakaan di JJLS Panggang–Wonosari: Tiga Pengendara Luka Parah

bernasnews – Suasana tenang di sebuah desa di Gunungkidul mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (14/9) pagi. Dentuman keras memecah kesunyian di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Panggang–Wonosari Km 4,5, disusul teriakan warga yang berhamburan keluar rumah.

Kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor terjadi tepat di Padukuhan Macanmati, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, membenarkan kecelakaan tersebut dan menyebut ada tiga korban yang mengalami luka serius. Insiden itu melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 3282 C9 yang dikendarai Marwati, warga Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari.

Sementara dari arah lain, sepeda motor Yamaha Mio Soul AB 2646 MF dikendarai Nuha, bocah perempuan asal Blimbing, Kalurahan Girisekar, yang membonceng temannya, Safira.

Kronologi Benturan di Jalur Selatan

Diberitakan kabarjawa.com, menurut penjelasan AKP Gatot, peristiwa bermula saat Marwati melaju dari arah timur (Wonosari) ke barat (Panggang). Lajunya stabil dan tidak terburu-buru karena kondisi jalan saat itu cukup lengang.

Namun saat mendekati titik kejadian, muncul motor Yamaha Mio Soul dari arah selatan yang dikendarai Nuha. Bocah itu berusaha menyeberang menuju arah utara, namun tidak memperhatikan arus kendaraan yang datang dari jalur utama.

“Karena jarak yang terlalu dekat, kedua kendaraan tidak bisa menghindar dan langsung bertabrakan keras,” tegas AKP Gatot.

Benturan keras membuat kedua motor terpental dan para pengendara terjatuh ke aspal. Warga sekitar yang mendengar suara kecelakaan segera berlari mendekat untuk memberikan pertolongan. Suasana pagi yang semula hening mendadak berubah ricuh oleh kepanikan.

Korban Luka Serius

Kecelakaan ini menyebabkan ketiga korban mengalami luka berat. Nuha, pengendara Yamaha Mio Soul, menderita cedera parah di bagian kepala hingga tak sadarkan diri. Warga yang panik segera menghubungi ambulans agar korban bisa segera dilarikan ke rumah sakit.

Marwati, pengendara Honda Vario, juga mengalami luka serius: patah pada pergelangan tangan kiri, patah tulang klavikula kiri, serta luka lecet di tangan dan kaki. Tubuhnya bersimbah darah saat pertama kali ditemukan warga.

Sementara itu, Safira yang dibonceng Nuha mengalami luka robek cukup dalam di telapak kaki kanan serta luka di bagian tangan. Ia terus menangis kesakitan sambil mencoba menahan darah yang keluar dari lukanya.

Imbauan Polisi dan Jalur Rawan

Peristiwa ini menjadi duka sekaligus pengingat keras tentang bahaya kelalaian di jalan raya. JJLS Panggang–Wonosari yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dikenal sebagai jalur cepat. Banyak kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, mengingatkan para pengendara, khususnya remaja dan anak-anak, untuk lebih berhati-hati saat melintas maupun menyeberang di jalur tersebut.

“Jangan pernah menyeberang tanpa memperhatikan kondisi jalan. Kesalahan sekejap bisa mengancam nyawa,” tandasnya.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden maut yang pernah terjadi di jalur selatan Gunungkidul. Masyarakat pun berharap agar semua pengguna jalan lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan agar tragedi serupa tidak terulang. (Eln)