bernasnews– Sebuah kecelakaan maut terjadi di simpang tiga Sempalan Pundong, Dusun Gerselo, Patalan, Jetis, Bantul. Sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AB-1649-MV hantam bentor yang tiba-tiba menyeberang.
Benturan keras itu merenggut nyawa pengemudi bentor, seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian memilukan tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.45 WIB, saat arus kendaraan mulai padat. Korban meninggal dunia akibat luka berat.
“Bentor yang dikendarainya ringsek parah, sementara mobil Avanza juga mengalami kerusakan cukup serius,” ungkapnya.
Mobil Toyota Avanza yang dikemudikan EB (35), warga Trimulyo, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan normal.
Namun, mendadak dari arah timur melintas bentor tanpa nomor polisi yang dikemudikan Watiyo (62), warga Seloharjo, Pundong, Bantul. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi mobil tidak mampu menghindar.
Bentor terpental beberapa meter, sementara kaca depan Avanza pecah berantakan. Tubuh Watiyo tersungkur dengan luka parah. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan keluar rumah.
Beberapa orang mencoba menolong korban dan membawanya ke RS Rachma Husada Bantul. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Nyawa Watiyo tidak tertolong.
Bentor milik korban ringsek tak berbentuk, sementara mobil Avanza mengalami kaca depan pecah dan bemper hancur. Polisi mencatat kerugian materi yang cukup besar.
Usai kejadian, Unit Laka Polres Bantul langsung melakukan olah TKP. Garis polisi dipasang, sementara kendaraan yang terlibat diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa saksi-saksi di lokasi.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara karena bentor menyeberang mendadak dan jarak kendaraan terlalu dekat,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Iptu Rita menegaskan Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bagi semua pengguna jalan untuk selalu waspada. (ef linangkung)











