News  

SPPG Polri di Semin Mulai Salurkan Makanan Bergizi untuk Ribuan Pelajar dan Warga

SPPG Polri di Semin
SPPG Polri di Semin

bernasnews– Warga Kapanewon Semin, Gunungkidul, menyambut babak baru dalam pemenuhan gizi masyarakat. Satuan Pemberi Pangan Gratis (SPPG) milik Polri kini resmi beroperasi, menyalurkan makanan bergizi kepada sekitar 3.000 penerima manfaat, terutama para pelajar.

Langkah ini menandai komitmen Polri untuk memperkuat jaringan dapur bergizi di Gunungkidul sekaligus menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan gizi masyarakat kecil.

SPPG Polri di Semin

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan, menegaskan dapur SPPG di Semin merupakan simbol kolaborasi erat Polri dan TNI. Menurutnya, TNI telah lebih dulu membuka dapur mandiri di lahan Kodim, dan kini giliran Polri memperluas jangkauan layanan dengan membuka dapur baru di wilayah Semin.

“Sebenarnya kami hanya membantu teman-teman dari Polri. Kalau dapur di lahan Kodim sudah berjalan hampir setengah tahun, nah dapur yang hari ini mulai beroperasi berada di bawah pengawasan Polri, tepatnya di wilayah Kapanewon Semin,” jelas Roni, melansir dari kabarjawa.com, pada Rabu (10/9/2025).

Ia mengakui, karena masih tahap awal, wajar jika dapur Polri di Semin menghadapi sejumlah kekurangan. Namun, ia menegaskan semangat gotong royong jauh lebih kuat daripada hambatan.

“Harapannya ke depan dapur ini bisa beroperasi maksimal. Menu-menu yang disajikan harus benar-benar diperhatikan dari segi higienitas dan gizinya sesuai anjuran BGN,” tambahnya.

Roni juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan sekolah, mulai dari guru hingga orang tua, untuk memberi masukan terkait variasi menu. “Itu bagian dari perbaikan. Semakin ke depan, menu yang disajikan akan semakin sesuai harapan,” katanya.

Dengan hadirnya dapur SPPG di Semin, total sudah ada 12 dapur makanan bergizi di Gunungkidul. Dari jumlah itu, 10 dapur dikelola secara mandiri, 1 dapur berada di bawah Kodim, dan kini 1 dapur baru beroperasi di bawah pengawasan penuh Polri.

Keberadaan dapur ini menegaskan kehadiran negara dalam memastikan ketahanan pangan sekaligus pemerataan gizi, terutama bagi pelajar dan keluarga kurang mampu.

Sekolah Rasakan Manfaat

Kepala SMA Negeri 1 Semin, Sumardi, menjadi salah satu pihak pertama yang merasakan manfaat program ini. Sejak dapur beroperasi, ratusan siswanya langsung menerima makanan bergizi setiap hari.

“Terima kasih, hari ini adalah hari pertama dapur makan bergizi gratis (MBG) di SMA 1 Semin. Kami sangat berharap program ini bisa berjalan sesuai SOP yang ada. Mudah-mudahan lancar dan kalau ada kekurangan, bisa diperbaiki di kemudian hari,” ungkap Sumardi.

Sekolah bahkan menyiapkan tim khusus dari guru dan pegawai untuk membantu distribusi. Siswa juga akan memberikan testimoni guna bahan evaluasi menu.

“Siswa boleh memberikan masukan. Nanti kami minta testimoni siswa untuk jadi bahan evaluasi tim. Kami libatkan bapak ibu guru, pegawai, dan panitia inti agar distribusi berjalan lancar,” jelasnya.

Menurut Sumardi, manfaat terbesar bukan hanya soal teknis distribusi, melainkan peningkatan semangat belajar siswa. Dengan gizi tercukupi, konsentrasi dan energi pelajar meningkat.

“Harapannya anak-anak benar-benar mendapatkan makanan bergizi sesuai standar dan bisa lebih bersemangat dalam belajar,” pungkasnya.***(Eln)