bernasnews – Bagi Anda yang tengah mengikuti proses seleksi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), salah satu tahap penting yang harus dilewati adalah Seleksi Bakat Skolastik (SBS).
Agar tidak terkendala saat pelaksanaan ujian utama, peserta diwajibkan mengikuti simulasi Seleksi Bakat Skolastik terlebih dahulu. Simulasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk menguji kesiapan perangkat, memahami prosedur, dan mengenali tampilan aplikasi ujian.
Pentingnya Simulasi SBS untuk Peserta Beasiswa LPDP
Simulasi Seleksi Bakat Skolastik diadakan dengan tujuan utama melatih peserta menghadapi kondisi ujian yang sebenarnya. Menurut informasi yang dibagikan akun resmi Instagram LPDP (@lpdp_ri), simulasi ini membantu peserta:
- Memastikan perangkat komputer, laptop, atau smartphone berfungsi dengan baik.
- Menginstal aplikasi exam browser versi terbaru sesuai panduan resmi LPDP.
- Mengenal tampilan aplikasi ujian dan tata cara pengerjaan soal.
Dengan mengikuti simulasi, peserta bisa lebih percaya diri karena sudah terbiasa dengan sistem yang digunakan.
Jadwal Simulasi Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025
Berdasarkan jadwal resmi, simulasi SBS LPDP wajib diikuti seluruh peserta pada tanggal 10 sampai 12 September 2025. Peserta yang tidak mengikuti simulasi bisa berisiko mengalami kendala teknis saat ujian sesungguhnya.
Setelah simulasi, peserta akan mengikuti Seleksi Bakat Skolastik Tahap 2 yang dijadwalkan pada 15 hingga 25 September 2025. Adapun pengumuman hasil ujian SBS akan keluar pada 2 Oktober 2025.
Rangkaian Seleksi LPDP Tahap 2
Proses seleksi beasiswa LPDP tidak berhenti di SBS. Berikut alur lengkap tahapannya:
- Seleksi Bakat Skolastik (15 – 25 September 2025): Peserta mengerjakan soal untuk menguji kemampuan penalaran verbal, kuantitatif, dan pemecahan masalah.
- Pengumuman Hasil SBS (2 Oktober 2025): Peserta yang lolos akan lanjut ke tahap berikutnya.
- Seleksi Substansi (7 Oktober – 19 November 2025): Tahapan ini biasanya mencakup wawancara, tes esai, atau penilaian lain sesuai ketentuan LPDP.
- Pengumuman Hasil Seleksi Substansi (27 November 2025): Peserta yang dinyatakan lolos akan resmi menjadi penerima Beasiswa LPDP.
- Periode perkuliahan paling cepat dimulai pada Januari 2026.
Cara Mengecek Hasil Sanggah Seleksi Administrasi
Sebelum mengikuti SBS, peserta harus memastikan lolos tahap administrasi maupun hasil sanggah. Berikut langkah mengeceknya melalui situs resmi LPDP:
- Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.
- Login menggunakan email atau nomor WhatsApp yang terdaftar.
- Klik menu “Masuk”.
- Lihat pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi di akun masing-masing.
Peserta yang sanggahannya diterima otomatis berhak melanjutkan ke tahap Seleksi Bakat Skolastik.
Materi Ujian Seleksi Bakat Skolastik
Seleksi Bakat Skolastik dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, logis, serta pemecahan masalah peserta. Terdapat tiga subtes utama, yaitu:
Penalaran Verbal
Menguji kemampuan memahami teks tertulis, menarik kesimpulan, dan menganalisis informasi secara logis.
Penalaran Kuantitatif
Menilai keterampilan matematika dasar, logika numerik, hingga kemampuan menganalisis data sederhana.
Pemecahan Masalah
Mengukur kecakapan dalam menghadapi persoalan kompleks menggunakan pendekatan logis dan strategis.
Hak dan Fasilitas Awardee Beasiswa LPDP
Bagi peserta yang berhasil lolos hingga tahap akhir, LPDP memberikan dukungan dana yang mencakup biaya pendidikan dan dana pendukung lain selama masa studi.
Dana Pendidikan
- Biaya pendaftaran kuliah
- Uang kuliah tunggal atau tuition fee
- Tunjangan buku
- Dana penelitian tesis/disertasi
- Dana seminar internasional
- Dana publikasi jurnal internasional
Dana Pendukung
- Biaya transportasi
- Biaya pengurusan visa atau izin tinggal
- Asuransi kesehatan
- Tunjangan biaya hidup bulanan
- Dana kedatangan
- Dana lomba internasional
- Tunjangan keluarga khusus untuk program doktor
- Dana keadaan darurat bila diperlukan
Mengikuti simulasi Seleksi Bakat Skolastik Beasiswa LPDP merupakan kewajiban yang tidak boleh dilewatkan.
Selain memastikan perangkat ujian siap, simulasi membantu peserta memahami sistem tes sebelum menghadapi ujian utama. Dengan persiapan matang, peluang lolos ke tahap selanjutnya tentu semakin besar.
***












