bernasnews — Umat lingkungan St.Titus Paroki St.Paulus Sendangguwo mengadakan Ziarah ke Gua Maria Kaliori Banyumas dan Ziarah Tahun Yubileum di Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto, Jawa Tengah, pada hari Jumat – Sabtu, 5-6 September 2025.
Menurut Iwan Setiawan selaku Ketua Lingkungan, ziarah yang diikuti 75 peserta merupakan realisasi program lingkungan dengan menggunakan dana kolekte doa rosario bulan Mei dan Oktober serta didukung partisipasi umat lingkungan.
Selanjutnya, Ketua Panitia Penyelenggara Lukas Lelo menjelaskan, bahwa rangkaian kegiatan ziarah meliputi doa jalan salib, misa jumat pertama, malam keakraban, senam, ziarah Yubileum, dan diakhiri dengan rekreasi.
Kegiatan hari pertama diawali doa Jalan Salib untuk merenungkan kembali perjalanan Yesus dari saat dijatuhi hukuman sampai wafat di kayu salib serta merenungkan peran Bunda Maria yang setia mendampingi Yesus, yang telah menunjukkan kesetiaan, ketaatan, dan kasih seorang ibu.
“Pada sore harinya peserta ziarah mengikuti misa Jumat Pertama di Gereja St.Maria Immaculata Banyumas yang dipimpin Romo Nikolaus Ola Paokuma, OMI dan didampingi Romo Nikolas Setija Widjaja,OMI,” ungkap Lukas Leo.
Dalam homilinya Romo Nikolaus mengajak kepada kita untuk mengubah mindset atau cara pandang kita terhadap kantong lama dan kantong baru, spirit itu tetap, namun cara menjiwainya yang berbeda, kita diajak meneladani Paus Fransiskus yang membawa kantong baru, seorang pemimpin yang melayani, rendah hati, dan sederhana.
Mengakhiri homilinya Romo Nico mengajak kita untuk mengubah cara pandang kita dengan membawa kantong baru. “Marilah kita merubah cara pandang kita, saat mengikuti misa konsenkrasi itu yang paling sakral, itulah yang paling penting, Yesus hadir, maka mintalah sesuatu pada Tuhan.” tutur Romo Nikolous.
Sementara itu Basuki selaku Koordinator Bidang Pewartaan, menjelaskan, Paroki ini kecil hanya satu stasi dan tiga lingkungan dengan jumlah umat sekitar 500 jiwa, namun ada dua karya Suster yaitu Suster – Suster Jesus Maria dan Yosep (SJMY) yang mengelola Panti Asuhan Bunda Kasih Serayu dan Suster – Suster Putria Maria dan Yusup (PMY) mengelola Panti Jompo.
Kegiatan hari pertama diakhiri dengan malam keakraban yang dipandu oleh Ananto Pradono dengan acara pemberian penghargaan bagi umat dalam berbagai kategori, dilanjutkan dengan lomba berkelompok untuk menebak judul lagu dan menebak kata.
Hari kedua kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan Ziarah Yubileum di Gereja Kristus Raja Purwokerto dengan rangkaian ibadat Ziarah Yubilium, berdoa di Taman Doa Kristus Raja, dan dilanjutkan menuju Porta Sancta (Pintu Ziarah Yubilium), dan diakhiri berdoa di dalam gereja.
Dalam homilinya Heribertus Suncoko menyampaikan tema Yubileum tahun 2025 adalah Peziarah Pengharapan. Umat diajak untuk melangkah bersama sebagai komunitas iman untuk menjadi harapan bagi dunia, dengan hidup yang mencerminkan cinta kasih, perdamaian, dan solidaritas.
“Apakah ada kasih di antara kita? Jika ada mari kita wujudkan dalam keluarga kita dan lingkungan kita,” ajak Heri.
Mengakhiri kegaitan ziarah, Iwan Setiawan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta ziarah yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik dan juga terimakasih kepada Lukas Lelo dan seluruh panitia sehingga ziarah dapat berjalan dengan lancar.
“Semoga umat lingkungan St.Titus semakin guyub, penuh kasih dalam pelayanan, dan penuh pengharapan, ” harap Iwan. (zbd/ Yohanes Sudarna, Umat lingkungan St.Titus Paroki St.Paulus Sendangguwo)












