News  

Wisata Malioboro Tutup Sementara Hari Ini: Toko Batik hingga Plaza Malioboro

bernasnews – Kawasan Malioboro, ikon wisata sekaligus pusat belanja ternama di Daerah Istimewa Yogyakarta, diputuskan untuk tutup sementara hari ini, 1 September 2025.

Penutupan ini tidak hanya berlaku bagi para pedagang kecil yang berjualan di Teras Malioboro, tetapi juga sejumlah toko batik besar hingga pusat perbelanjaan seperti Plaza Malioboro.

Langkah ini diambil setelah Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DinkopUKM) DIY menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada para pedagang. Tujuannya adalah sebagai bentuk antisipasi terkait potensi aksi massa yang kabarnya akan digelar di kawasan Malioboro.

Latar Belakang Penutupan Malioboro

Surat Edaran dengan nomor B/500.3.10/19/D2.1 diterbitkan pada 30 Agustus 2025. Dalam edaran itu, para pedagang di tiga titik Teras Malioboro yaitu Teras Malioboro Indra, Teras Malioboro Beskalan, dan Teras Malioboro Ketandan diminta untuk tidak membuka lapaknya pada hari ini.

Meskipun informasi mengenai aksi massa yang diberi tajuk “Jogja Memanggil” masih belum pasti kebenarannya, DinkopUKM DIY menegaskan bahwa keputusan ini adalah langkah preventif. Pihak dinas juga telah berkoordinasi dengan para pedagang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pihak.

Isi Surat Edaran DinkopUKM DIY

Dalam dokumen resmi tersebut, terdapat beberapa poin penting yang menjadi pedoman bagi para pedagang di kawasan Malioboro, yaitu:

1. Seluruh tenant di Teras Malioboro Indra, Beskalan, dan Ketandan wajib menutup lapak sementara pada 1 September 2025.

2. Penutupan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar kawasan Malioboro.

3. Pedagang diminta mengamankan barang dagangan serta memastikan kios tetap rapi sebelum penutupan.

4. Setiap lantai diharapkan menugaskan minimal dua orang laki-laki untuk berjaga di pintu masuk, guna mendukung keamanan kawasan.

5. Apabila kondisi sudah dinyatakan kondusif oleh pengelola, pedagang dipersilakan kembali membuka lapaknya.

Instruksi tersebut menegaskan bahwa keselamatan pedagang, wisatawan, dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama.

Dampak Penutupan: Toko Batik hingga Pusat Perbelanjaan

Tidak hanya pedagang kecil, beberapa toko besar juga mengumumkan penutupan sementara. Melalui akun Instagram resmi @wisatamalioboro, beberapa tenant memberikan pemberitahuan resmi bahwa mereka tidak beroperasi pada hari ini.

1. Plaza Malioboro: Mengumumkan penutupan sementara operasional pada 1 September 2025.

2. Jogja Pasaraya Malioboro: Tutup pada 1 September dan dijadwalkan kembali buka pada Selasa, 2 September 2025.

3. Batik Surya Malioboro: Menyatakan tidak melayani pengunjung untuk sementara waktu.

4. Batik Adiningrat: Mengikuti kebijakan serupa dengan penutupan penuh pada hari ini.

5. Kampoeng Jogja Malioboro: Mengumumkan hal yang sama, yakni menutup layanan sementara.

Keputusan serentak ini tentu berdampak bagi wisatawan yang sudah merencanakan kunjungan ke Malioboro, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi belanja favorit di Yogyakarta.

Potensi Titik Aksi dan Imbauan

Salah satu lokasi yang disebut-sebut akan menjadi titik aksi massa adalah Titik 0 KM. Hal ini menjadi salah satu alasan utama penutupan, karena aksi besar kerap menimbulkan potensi kerumunan dan gangguan keamanan.

Pemerintah berharap dengan adanya penutupan sementara ini, suasana di Malioboro tetap kondusif. Wisatawan dan warga lokal pun diimbau untuk memantau perkembangan situasi sebelum memutuskan datang ke pusat kota.

Penutupan sementara kawasan Malioboro pada 1 September 2025 merupakan langkah antisipatif dari Pemerintah Daerah DIY untuk memastikan keamanan di tengah rencana aksi massa. Tidak hanya Teras Malioboro, sejumlah toko batik hingga pusat perbelanjaan besar juga turut menutup operasional.

Bagi wisatawan, penutupan ini mungkin menjadi hambatan sementara, namun diharapkan situasi segera kondusif sehingga Malioboro dapat kembali beroperasi normal. Yogyakarta sebagai kota budaya dan pariwisata tetap mengutamakan kenyamanan serta keamanan setiap pengunjung yang datang.

***