News  

Ada Hujan Ringan, BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY Senin (1/9) Ini

HUjan Ringan
HUjan Ringan

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin, 1 September 2025.

Meski cuaca daratan relatif bersahabat dengan dominasi langit cerah berawan, BMKG menegaskan ancaman gelombang tinggi di perairan selatan DIY tidak bisa dianggap remeh.

Sejak pagi, udara Yogyakarta terasa sejuk dengan suhu 22 derajat Celsius. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan mencapai 30 kilometer per jam. Warga menikmati suasana cerah berawan di sebagian besar wilayah, namun di balik ketenangan itu, BMKG sudah menyiapkan catatan penting.

Lembaga tersebut mengingatkan bahwa siang hingga sore hari akan muncul hujan ringan di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara. Sementara malam hingga dini hari, langit hanya diperkirakan berawan tanpa hujan signifikan.

Kondisi atmosfer hari ini memperlihatkan kelembapan udara cukup tinggi, yakni berkisar antara 65 hingga 96 persen. Situasi tersebut memperkuat potensi awan hujan meski hanya sebatas ringan di wilayah utara DIY.

Laut Selatan Jadi Sorotan Utama

Namun bukan daratan yang menjadi sorotan utama, melainkan laut lepas. BMKG menyebut tinggi gelombang di perairan selatan Yogyakarta mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Gelombang setinggi itu masuk kategori berbahaya bagi aktivitas pelayaran. Nelayan, wisatawan, hingga masyarakat yang beraktivitas di tepi pantai diminta tidak lengah.

“Peringatan dini kami sampaikan agar nelayan dan wisatawan tidak memaksakan diri berlayar atau melakukan aktivitas laut. Gelombang tinggi berpotensi mengancam keselamatan,” tegas BMKG dalam keterangannya.

Ancaman gelombang tinggi bukan hanya mengintai kapal-kapal kecil, tetapi juga berbahaya bagi perahu nelayan tradisional yang masih menjadi andalan masyarakat pesisir selatan DIY.

Arus kuat bisa menyeret kapal, bahkan hempasan ombak bisa menjangkau bibir pantai hingga mengganggu pengunjung yang lengah.

Kawasan pantai selatan DIY seperti Parangtritis, Depok, Glagah, hingga Pantai Baru kerap menjadi destinasi wisatawan setiap akhir pekan maupun hari libur.

Kehadiran ribuan pengunjung di tepian pantai memperbesar risiko ketika gelombang tinggi melanda. BMKG menegaskan, pengelola wisata perlu memasang tanda peringatan, sementara petugas SAR harus siaga penuh menghadapi kemungkinan terburuk.

BMKG menyarankan warga dan wisatawan mengikuti informasi resmi cuaca sebelum melakukan perjalanan. Nelayan diminta menunda aktivitas melaut hingga kondisi benar-benar aman. Wisatawan diminta tidak bermain terlalu dekat dengan bibir pantai, apalagi berenang saat gelombang tengah meninggi.