News  

Wali Kota Yogyakarta Tegaskan Pramuka sebagai Teladan Bangsa, Serahkan Lencana di Apel Hari Pramuka ke-64

bernasnews– Suasana Lapangan Balai Kota Yogyakarta berubah khidmat pada Sabtu pagi (23/8/2025), saat ratusan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai tingkatan mengikuti Apel Besar dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-64.

Dalam apel yang sarat makna tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyerahkan sejumlah penghargaan bergengsi kepada tokoh dan anggota Pramuka yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa.

Sambutan Apel Hari Pramuka ke-64

Hasto secara langsung menyematkan tiga jenis Lencana Pramuka, yakni Lencana Darma Bakti, Lencana Pancawarsa, dan Lencana Teladan. Ketiganya menjadi simbol apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan keteladanan anggota Pramuka dalam membangun karakter bangsa.

Dalam amanatnya, Hasto menekankan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai organisasi pendidikan nonformal, tetapi juga harus menjadi barisan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pramuka itu harapannya teladan. Habitusnya, kebiasaannya, lifestyle-nya harus baik, dan menjadi contoh dalam mengamalkan Pancasila, terutama gotong royong,” ujar Hasto, melansir dari tugujogja.id.

Wali Kota Hasto juga menyampaikan keprihatinannya terhadap perilaku negatif yang mulai marak di kalangan anak muda, seperti kebiasaan merokok. Ia menilai bahwa kebiasaan tersebut bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga membuka peluang menuju penyalahgunaan alkohol dan narkotika.

“Saya tidak benci perokok. Tapi kalau anak-anak belum punya penghasilan lalu merokok, risikonya dua: boros dan bisa menjadi pintu masuk ke alkohol serta narkotika. Karena itu saya mohon, anak-anak ini bebas dari rokok agar terhindar dari kenakalan lainnya. Pramuka harus menjadi benteng untuk menjaga itu,” tegasnya.

Pesan itu disambut hangat para peserta apel. Banyak anggota muda tampak mengangguk mantap, seolah bertekad menjaga diri dari gaya hidup yang merugikan masa depan.

Puncak Acara

Selain menyoroti gaya hidup sehat, Hasto juga mengajak seluruh anggota Pramuka, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Adik-adik yang tinggal di sekitar sungai mari berpartisipasi menjaga kebersihan sungai. Semangat itu lahir dari nilai-nilai Pancasila, Trisatya, dan Dasadarma Pramuka yang semuanya tentu tertanam dalam sanubari sebagai wujud nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan menjadi semakin penting di tengah krisis sampah dan ancaman kerusakan ekosistem yang semakin nyata.

Puncak acara apel adalah penyerahan Lencana Pramuka. Lencana Darma Bakti tertuju untuk para pembina yang berjasa besar dalam pengembangan Pramuka.

Lencana Pancawarsa disematkan bagi anggota dewasa yang aktif dan konsisten menjalankan tugasnya selama lima tahun atau lebih. Sementara itu, Lencana Teladan adalah untuk anggota Pramuka yang menunjukkan sikap dan perilaku teladan bagi masyarakat.

Salah satu momen yang menyentuh adalah ketika Dhirata Chatra M, siswa SMP Negeri 12 Yogyakarta, dipanggil untuk menerima Lencana Teladan. Ia tampil percaya diri dan tersenyum bangga saat menerima penghargaan dari Wali Kota.

Dalam keterangannya, Dhirata mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam Pramuka telah membantu membentuk kepribadiannya.

Ia menuturkan bahwa melalui berbagai kegiatan perkemahan dan pembinaan, ia belajar menjadi pribadi yang mandiri, sopan, dan bertanggung jawab di sekolah maupun di rumah.

“Lewat Pramuka, saya belajar banyak hal. Jadi lebih percaya diri, tahu bagaimana bersikap baik kepada teman, dan juga mandiri. Saya bangga bisa jadi Pramuka,” ucap Dhirata.

Apel Besar Hari Pramuka ke-64 ini bukan sekadar seremoni tahunan. Acara ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali relevansi Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, peduli sesama, serta cinta tanah air di tengah tantangan zaman.

Hasto menutup amanatnya dengan ajakan kuat agar seluruh anggota Pramuka terus menjadi pelopor nilai-nilai luhur bangsa.

“Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi tangguh yang berkarakter Pancasila,” serunya di akhir apel.

Dengan semangat itu, Pemerintah Kota Yogyakarta berharap Gerakan Pramuka dapat terus menjadi kekuatan moral dan sosial dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.***(Eln)