News  

Hati-Hati! Hujan Deras dan Angin Kencang Rabu (20/8), Gelombang Tinggi Mengintai Perairan DIY

Hujan Deras dan Angin Kencang/Foto: BMKG

bernasnews – Warga Daerah Istimewa Yogyakarta harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman cuaca ekstrem pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY merilis peringatan dini terkait potensi hujan deras beserta kilat dan angin kencang yang dapat melanda sejumlah wilayah, termasuk Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.

Sleman bagian utara, wilayah perbukitan Kulon Progo utara, hingga pegunungan di Gunungkidul utara masuk dalam zona yang rawan diterpa badai lokal.

Kilatan petir dan hempasan angin kencang bisa muncul secara mendadak dan menimbulkan risiko pohon tumbang, banjir lokal, hingga tanah longsor.

Pada pagi hari, langit masih relatif tenang meskipun hujan ringan berpotensi turun di Gunungkidul dan Sleman. Siang, awan gelap menumpuk di langit utara DIY, memicu hujan deras yang bisa berlangsung berjam-jam.

Kota Yogyakarta, Bantul bagian utara, serta sebagian Sleman dan Kulon Progo bagian tengah juga berpotensi hujan ringan hingga sedang. Malam hari kondisi cuaca cenderung berawan, tetapi menjelang dini hari hujan ringan bisa kembali muncul di wilayah pesisir selatan, termasuk Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.

Suhu udara di DIY berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif tinggi mencapai 70 hingga 98 persen. Kondisi ini menciptakan udara pengap yang kerap menjadi tanda hujan deras akan segera turun.

Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 kilometer per jam, cukup untuk membuat ranting-ranting pohon bergoyang keras ketika badai datang. Laut selatan Yogyakarta menghadapi kondisi berbahaya dengan ketinggian gelombang 2,5 hingga 4 meter.

BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan prakiraan cuaca ini. Dengan kondisi tersebut, BMKG DIY mengimbau masyarakat tetap waspada. (ef linangkung)