bernasnews – BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis prospek cuaca tiga harian untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlaku pada 19 hingga 21 Agustus 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, S.Si., M.Kom., menjelaskan bahwa dinamika atmosfer menunjukkan kondisi agak sejuk dengan potensi hujan di beberapa wilayah, terutama pada siang hingga malam hari.
Analisis Dinamika Atmosfer
BMKG mengamati suhu muka laut di sekitar perairan Jawa berkisar 26 hingga 29°C dengan anomali sekitar 0,5–1,5°C. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Jawa.
Selain itu, pola tekanan rendah terpantau di sebelah barat Samudra Hindia, sedangkan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada Fase 3 yang memengaruhi wilayah Indonesia. BMKG juga mencatat angin timuran masih mendominasi wilayah Jawa, termasuk DIY, yang ikut mendorong suplai kelembapan.
Data kelembapan udara vertikal pada ketinggian 1,5–3,0 km atau setara paras 850–700 mb menunjukkan nilai 50–90%. Kondisi tersebut membuka peluang pembentukan awan hujan yang cukup aktif, terutama pada periode sore hingga malam.
Prakiraan Cuaca Tiga Harian di DIY
19 Agustus 2025
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi turun di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara. Untuk wilayah laut, tinggi gelombang diperkirakan 1,25–2,5 meter atau masuk kategori sedang.
20 Agustus 2025
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kembali berpotensi mengguyur Sleman utara, Kulon Progo utara, dan Gunungkidul bagian utara hingga tengah. Tinggi gelombang laut selatan DIY masih berada di kisaran 1,25–2,5 meter (kategori sedang).
21 Agustus 2025
Pada hari ketiga, hujan turun dengan intensitas lebih ringan. BMKG memperkirakan hujan ringan berpeluang terjadi di Sleman utara, Kulon Progo utara, dan Gunungkidul utara. Namun, masyarakat pesisir selatan DIY diminta lebih waspada karena tinggi gelombang diprakirakan naik ke angka 2,5–4,0 meter (kategori tinggi).
Cuaca Sejuk Jadi Kabar Baik
Warjono menegaskan, meski peluang hujan hadir di beberapa wilayah DIY, kondisi atmosfer justru membawa kabar baik. Suhu udara relatif lebih sejuk dibanding periode sebelumnya.
“ Kami minta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca harian, khususnya potensi hujan lebat yang disertai angin kencang maupun gelombang tinggi di laut selatan DIY,” ujarnya.
Dengan prakiraan ini, warga DIY diharapkan lebih siap menghadapi perubahan cuaca, baik yang tinggal di perkotaan maupun pesisir. Aktivitas harian tetap bisa berjalan lancar selama masyarakat rutin memantau peringatan dini dari BMKG.












