bernasnews – Di samping pendidikan formal, pendidikan keagaaman juga diperlukan guna mendidik para generasi muda agar bisa berguna bagi masyarakat dan agama. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh PT. Ukhuwah Berkah Semesta di wilayah Perum Jarimas, Jatisawit, Balecatur, Gamping, Sleman berupa pendirian Rumah Tahfidz Al Quran beberapa waktu yang lalu.
Juga meresmikan Rumah Ustad dan Asrama Santri yang dilakukan oleh Ustad Abdul Somad, Senin (18/8/2025). Jamaah yang hadir dari wilayah Jatisawit dan sekitarnya, yang ingin mengikuti pengajian oleh Ustad Abdul Somad (UAS) bersama Ustad Salim A. Fillah dan Ustad Luqmanulhakim. Antusiasmenya bisa terlihat yang datang lebih dari 2.000 orang.
Selain memberikan pengajian /tauziyah Ustad Abdul Somad juga meresmikan rumah ustad dan asrama santri. Hadir dalam acara tersebut Komisaris PT. UBS, pemilik Geprek Sa’i, Panewu Gamping beserta Forkompinpa, Pimpinan dan Jajaran Kalurahan Balecatur, Yayasan Muslim Jatimas, dan para undangan lainya/
Mewakili dari PT. UBS yang bekerja sama dengan Yayasan Keluarga Muslim Jatimas dan Takmir Masjid A Ma’ruf H. Erwan Barudi menyampaikan rasa terimakasih kepada semua yang telah mendukung terselenggaranya acara “Subuhan Akbar” ini serta mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan masih banyak terdapat kekurangan.
“PT.UBS muncul karena dorongan pendidikan, dakwah dan sosial, sehingga 35℅ dari keuntungan digunakan untuk tiga hal ini. Dan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dakwah dan sosial, sosialnya dengan pendidikan gratis di rumah Tahfidz, dengan harapan para santri nantinya dapat bermanfaat di masyarakat umum,” ujar Erwan.
“Salah satu visi dan misi kami adalah mengumpulkan para alumni pesantren yang sudah dibentuk untuk bisa bekerja sama dan dakwah,” imbuhnya.
Panewu Gamping Drs. Suyanto dalam sambutanya mengapresiasi dengan adanya pendidikan bagi para santri di rumah Tafid. Menurutnya, hal ini sangat mendukung untuk pencapaian pembangunan nasional menuju Indonesia Emas di tahun 2045 yang akan datang.
“Pendidikan formal yang didasari dengan pendidikan agama yang kuat akan mendukung strategi dan stabilisasi pembangunan dari tingkat bawah sampai ke nasional,” ucap Suyanto.

Sementara itu, Ustad Abdul Somad yang ditemui di sela – sela acara menyampaikan, bahwa arti merdeka saat ini adalah 17 Agustus adalah merdeka agar bisa sekolah gratis. Kemudian lulus kuliah bisa kerja dan kalau sudah keluarga mendapatkan pelayanan yang lebih baik karena bayar pajak.
“Kalau sudah seperti itu berarti kita sudah merdeka, tapi kalau belum ya kita baru menuju ke pintu kemerdekaan,” ungkap ustad Abdul Somad.
“Kalau sudah merdeka kita berharap bisa sekolah gratis dan mendapatkan pelayanan apapun termasuk pelayanan kesehatan lebih baik, jalan bagus dan lainnya karena kita sudah membayar pajak,”pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Ketua panitia sekaligus Ketua Takmir Masjid Al Ma’ruf Santo menyampaikan harapan semoga acara ini menjadi titik awal untuk mengawali dan memperkuat keislaman di Perum Jatimas, Menurut Santo, dengan memaksimalkan peran dan fungsi rumah Tahfidz yang ada sehingga bisa menghasilkan kemerdekaan yang sejati, pribadi yang kuat dengan mempelajari Al Qur’an. (nun)











