bernasnews – Pergantian pimpinan di tubuh PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi terjadi pada 12 Agustus 2025. Lantas, bagaimana rekam jejak Bobby Rasyidin?
Pasalnya, melalui surat keputusan Menteri BUMN dan PT Danantara Asset Management, jabatan Direktur Utama kini dipegang oleh Bobby Rasyidin, menggantikan Didiek Hartantyo yang memimpin sejak 2020.
Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran manajemen yang juga melibatkan perombakan jajaran komisaris.
Siapa Bobby Rasyidin?
Bobby dikenal sebagai figur profesional dengan rekam jejak panjang di berbagai industri strategis.
Lulusan Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1996) ini tak berhenti di bangku kuliah dalam negeri.
Ia menempuh Master of Psychology Management di Naperville pada 1999 dan meraih gelar MBA dari University of New South Wales, Sydney pada 2000.
Kombinasi pendidikan teknik, manajemen, dan psikologi menjadikannya pemimpin dengan sudut pandang yang luas.
Kariernya mulai mencuri perhatian publik saat dipercaya menjadi Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia pada 2012–2015.
Saat itu, di usia 38 tahun, ia menjadi profesional muda Indonesia pertama yang memimpin salah satu raksasa jaringan telekomunikasi asal Prancis tersebut.
Selepas dari sana, Bobby melanjutkan kiprahnya di berbagai posisi puncak:
- Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2016)
- Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia (2016–2019)
- Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019–2021)
- Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016–2021)
- Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk (2020–2025)
Pada 2021, ia dipercaya menjadi Direktur Utama PT Len Industri (Persero), yang kemudian tergabung dalam holding industri pertahanan DEFEND ID.
Setelah masa tugasnya berakhir, ia diangkat sebagai komisaris perusahaan yang sama pada Februari 2025.
Susunan Komisaris dan Direksi KAI yang Baru
Bersamaan dengan penunjukan Bobby, pemerintah juga menetapkan komposisi komisaris dan direksi terbaru KAI. Inilah formasi lengkapnya:
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Said Aqil Siroj
- Komisaris Independen: Endang Tirtana
- Komisaris Independen: Arnanto
- Komisaris Independen: Raizal Arifin
- Komisaris: Purnomo Sucipto
- Komisaris: I Wayan Sugiri
- Komisaris: Diah Natalisa
- Komisaris: Mohamad Risal Wasal
Direksi:
- Direktur Utama: Bobby Rasyidin
- Wakil Direktur Utama: Dody Budiawan
- Direktur Portofolio Manajemen & Teknologi Informasi: I Gede Darmayusa
- Direktur Perencanaan Strategis & Manajemen Risiko: Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat
- Direktur SDM & Kelembagaan: Atih Nurhayati
- Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha: Rafli Yandra
- Direktur Keuangan & Umum: Indarto Pamoengkas
- Direktur Pengelola Sarana & Prasarana: Heru Kuswanto
- Direktur Operasi: Awan Hermawan Purwadinata
- Direktur Keselamatan & Keamanan: Dadan Rudiansyah
Perubahan struktur ini tercatat dalam SK Menteri BUMN Nomor SK-224/MBU/08/2025 dan SK Danantara Nomor SK-039/DI-DAM/DO/2025. Bagi KAI, pergantian pucuk pimpinan bukan sekadar rotasi jabatan.
Dengan latar belakang teknologi dan manajemen modern, Bobby diharapkan mampu mendorong digitalisasi operasional kereta api, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat standar keselamatan.
Selain itu, komposisi dewan komisaris yang beragam—mulai dari tokoh agama, akademisi, hingga praktisi bisnis—menciptakan peluang pengawasan yang lebih luas.
Di tengah tuntutan masyarakat akan layanan transportasi yang cepat, nyaman, dan aman, langkah ini menjadi sinyal bahwa KAI serius beradaptasi dengan zaman.***












