bernasnews – Dusun Jodog, Gilangharjo, Pandak, Bantul, gempar dengan penemuan jasad seorang lansia yang telah membusuk di dalam rumahnya pada Senin (11/8/2025) petang.
Lansia bernama Hadi Susanto (60), yang tinggal seorang diri, terakhir terlihat hidup pada Jumat pekan lalu. Bau menyengat yang menguar dari rumahnya menjadi petunjuk awal tragedi ini.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan kronologi penemuan jasad korban. Senin sore sekitar pukul 17.30 WIB, dua warga setempat, Ari Prastowo dan Muhadi, mencium bau busuk dari arah rumah korban. Rasa curiga memaksa mereka memeriksa sumber bau tersebut.
Ari, disaksikan Muhadi dan warga sekitar, naik ke atap rumah untuk mengintip ke dalam. Dari atas genteng, ia melihat pemandangan yang mengagetkan: korban terbujur kaku di atas kasur, telentang dengan kepala menghadap ke selatan. Tubuhnya telah membusuk.
Korban terakhir berinteraksi dengan warga pada Jumat (8/8/2025) siang. Saat itu, ia membeli obat pernapasan dan diarahkan menuju apotek terdekat. Sejak hari itu, tidak ada seorang pun yang melihat atau mendengar kabar darinya.
Setelah penemuan mengerikan itu, Ari melapor ke Polsek Pandak sekitar pukul 18.30 WIB. Tim Inafis Polres Bantul bersama dokter dari Puskesmas setempat segera melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Korban tinggal sendirian setelah bercerai, sehingga kematiannya baru diketahui beberapa hari kemudian,” jelas AKP Jeffry.
Jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi warga sekitar tentang pentingnya menjaga komunikasi dan kepedulian terhadap tetangga, terutama mereka yang hidup sebatang kara. (ef linangkung)












