bernasnews – Kamis siang, 31 Juli 2025, sepasang kekasih yang masih berusia belasan tahun melakuka aksi nekat di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Dua warga Surabaya ini mencuri sepeda motor di depan warung kelontong.
Kapolsek Patuk, AKP Mursidiyanto, melalui Humas Polsek Patuk, Aipda Purwanto, mengungkap kronologi lengkap kejadian itu. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban memarkirkan motor Honda Vario 2015 hitam berpelat AB-6760-RV di depan warung kelontong Vita milik Waliyo. Posisi motor menghadap toko, sementara kunci kontak korban letakkan di dalam dashboard.
“Korban lalu berjualan es jagung di lokasi berjarak sekitar 50 meter,” ujar Aipda Purwanto, Sabtu (9/8/2025) malam.
Sekitar pukul 13.30 WIB, saksi pertama datang dan bertanya soal keberadaan motor. Korban yang curiga segera mengecek tempat parkir, tapi motornya telah raib.
Ia langsung menghubungi saksi kedua, tetapi saksi itu juga tidak mengetahui keberadaan motor tersebut. Bersama-sama, mereka mencari di sekitar lokasi, tapi hasilnya nihil.
Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp15 juta. Tidak ingin kehilangan waktu, korban segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Patuk.
Unit Reserse Polsek Patuk mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, dan melacak pelaku melalui rekaman CCTV milik warga. Rabu, 6 Agustus 2025, polisi berhasil menangkap kedua pelaku di wilayah Kapanewon Nglipar. Mereka juga mengamankan barang bukti motor curian.
Pelaku pertama berinisial FDH (19), laki-laki asal Bulak Banteng, Surabaya, Jawa Timur. Pelaku kedua berinisial AA (18), perempuan asal Semampir, Surabaya.
Keduanya menggunakan modus sederhana tapi mematikan, mengamati korban dari jauh, menunggu momen lengah, lalu bertindak. Kebetulan, kunci motor korban tersimpan di dashboard, sehingga mudah membawa kabur motor itu tanpa menimbulkan kegaduhan.
Kapolsek Patuk, AKP Mursidiyanto, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga yang membantu mengungkap kasus ini. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat meninggalkan kendaraan.
“Mari kita jaga bersama keamanan wilayah Patuk agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.*** (ef linangkung)











