
bernasnews – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menghadapi perubahan cuaca pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (STAMET YIA) merilis peringatan bahwa sebagian wilayah berpotensi diguyur hujan ringan, sementara perairan selatan DIY masih dilanda gelombang tinggi.
Sejak pagi hari, langit DIY diperkirakan cerah berawan. Namun, memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi turun di wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.
Warga di dua wilayah tersebut diminta menyiapkan jas hujan dan perlengkapan antisipasi lain jika hendak beraktivitas di luar ruangan.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca kembali berawan, menciptakan suasana lembab dengan suhu udara yang diperkirakan berkisar antara 21 hingga 33 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada pada rentang 50 hingga 95 persen, membuat udara terasa lebih gerah saat hujan belum turun. Sementara itu, angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 25 kilometer per jam.
Gelombang Laut Tinggi Mengancam Perairan Selatan DIY
BMKG juga mengingatkan bahaya di laut. Tinggi gelombang di perairan Yogyakarta diprediksi mencapai 2,5 hingga 4 meter, masuk kategori tinggi.
Kondisi ini berisiko bagi nelayan, pelaku wisata bahari, dan pengiriman barang melalui jalur laut. Aktivitas melaut atau berperahu diimbau untuk ditunda demi keselamatan.
“Waspadai gelombang tinggi di perairan Yogyakarta. Kondisi ini berbahaya bagi kapal nelayan, kapal tongkang, dan aktivitas wisata di laut,” tulis BMKG STAMET YIA dalam keterangan resminya.
Peringatan ini menjadi sinyal bagi masyarakat DIY untuk tetap waspada. Hujan ringan memang tidak selalu mengganggu, tetapi dikombinasikan dengan gelombang laut tinggi, risiko meningkat, terutama bagi sektor perikanan dan wisata pantai.
Pihak BMKG mengajak masyarakat memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi.
Antisipasi dini menjadi kunci agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan lancar, sekaligus mencegah kerugian akibat cuaca yang tidak bersahabat.











