News  

Masjid Baitul ‘Ilmi SMA Negeri 1 Sleman Diresmikan, UNY Beri Dukungan

bernasnews — SMA Negeri 1 Sleman  menggelar pengajian sekaligus peresmian Masjid Baitul ‘Ilmi SMA Negeri 1 Sleman. Kegiatan ini diikuti ratusan jamaah IPHI di Sleman serta para alumni SMA Negeri 1 Sleman, pada hari Minggu (3/8/2025).

Pengajian yang mengusung tema Menjadikan Masjid Sebagai Pusat Ibadah, Pendidikan dan Dakwah dalam Mencetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Islami ini, dengan menghadirkan seorang Mubaligh DIY, H. Mustofa Ismail, Lc., MA., LLM.

Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Sumaryanto yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Sleman angkatan 1984. Peresmian Masjid Baitul ‘Ilmi dilakukan olek Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Susmiarto, MM mewakili Bupati.

Dalam pidatonya Susmiarto ikut bersyukur bahwa SMA Negeri 1 Sleman sudah punya masjid yang representative dan dapat dipakai sebagai tempat ibadah dan pendidikan akhlak. Menurutnya, penilaian pendidikan agama tidak hanya yang bersifat tertulis namun bisa juga dari kerajinan ibadah di masjid, jadi bila ada siswa yang dari segi nilai agamanya kurang bisa ditambahkan.

“Seningga anak tidak hanya tentang ilmu pengetahuan saja tapi juga implementasi pendidikan akhlak bisa digunakan. Pasalnya ilmu agama adalah alat pengendalian masyarakat akan nilai-nilai kebaikan sehingga sejak SMA perlu terus didampingi,” ujar Susmiaarto.

Suasana penandatanganan prasasti peresmian Masjid Baitul ‘Ilmi SMA Negeri 1 Sleman. (Foto: Istimewa)

Plt. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sleman Yunan Helmi Subroto, M.Pd mengemukakan, bahwa pembangunan masjid ini diinisiasi oleh Kepala Sekolah terdahulu, Fadmiyati, M.Pd yang sekarang menjabat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Seyegan pada tahun 2017.

“Kami punya sekitar 750 siswa atau 21 kelas parallel, sehingga apabila diselenggarakan kegiatan ibadah bagi siswa beragama Islam, tempatnya kurang representative,” kata Yunan Helmi Subroto.

Oleh karenanya dibuatkan masjid baru yang menelan dana Rp 2,7 milyar, dimana pada saat ini masih tersisa saldo sejumlah Rp 53 juta, yang akan dimanfaatkan untuk membuat kanopi sebagai penangkal air hujan.

“Masjid ini akan digunakan sebagai sarana untuk pendidikan, pertama pendidikan agama Islam, seperti pusat pengembangan dan juga pengajaran,” ujar Yunan Helmi Subroto.

“Dan yang tidak kalah pentingnya akan kita jadikan sebagai media bagi anak -anak untuk berlatih berorganisasi, bersinergi dengan pemerintah melalui Kementerian,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Sumaryanto dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya sebagai bagian dari keluarga besar SMA 1 Sleman, sekaligus mengajak para alumni untuk meningkatkan loyalitas, integritas dan dedikasi pada almamater.

“SMA Negeri 1 Sleman telah membentuk karakter dasar saya hingga menjadi seperti sekarang dan memberi kontribusi yang signifikan baik pada diri, keluarga dan UNY,” ungkap Rektor UNY.

Menurut Prof. Sumaryanto, kegiatan ini sejalan dengan semangat program UNY Berdampak, sebuah komitmen universitas dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, termasuk dalam aspek spiritualitas, pendidikan, dan pembentukan karakter.

Peresmian Masjid Baitul ‘Ilmi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman didampingi Rektor UNY, Ketua MWA UNY, Ketua IPHI UNY, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sleman dan sejumlah pejabat lain. (*/ ted)