News  

BMKG Keluarkan Peringatan Serius: Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Ancam Perairan Selatan DIY Sabtu Ini

BMKG Keluarkan Peringatan/Foto: BMKG

bernasnews — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat DIY, agar mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dan angin kencang yang akan melanda perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Prakiraan cuaca resmi berlaku selama 24 jam penuh, mulai pukul 07.00 WIB hingga keesokan harinya. Dalam laporan tersebut, BMKG menegaskan bahwa tinggi gelombang laut di wilayah perairan Yogyakarta berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini ke dalam kategori tinggi dan menyebutnya sebagai situasi yang patut diwaspadai serius.

Lalu, kondisi cuaca di daratan DIY pada hari yang sama cenderung bersahabat. Pagi hingga sore hari, wilayah ini akan menikmati langit cerah berawan. Malam dan dini hari pun akan berawan.

Suhu udara akan berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen. Namun, angin yang bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan maksimum 30 km/jam tetap berpotensi memicu gelombang tinggi di laut selatan.

BMKG dengan tegas meminta seluruh pihak yang berkegiatan di laut untuk menunda aktivitasnya. Potensi gelombang tinggi bisa menghempaskan kapal kecil, menyeret pengunjung pantai, hingga memicu kecelakaan laut.

“Kami terus memantau perkembangan tekanan udara dan kecepatan angin di wilayah Samudera Hindia selatan Jawa. Indikator saat ini menunjukkan situasi laut yang belum stabil,” ujar pejabat BMKG DIY melalui siaran resmi.

BMKG telah menetapkan status waspada untuk seluruh garis pantai selatan DIY, mulai dari Pantai Parangtritis, Glagah, hingga Pantai Drini dan sekitarnya. Pemerintah daerah, aparat SAR, dan petugas Balawista (penjaga pantai) meningkatkan kewaspadaan dan menyiagakan personel mereka.

Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa hari ke depan, terutama jika pola angin tidak berubah. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau informasi cuaca dan gelombang dari kanal resmi. (ef linangkung)