News  

Prakiraan Cuaca DIY Kamis Ini Hujan Ringan Mengintai, BMKG Ingatkan Warga Waspada Gelombang Tinggi

Prakiraan cuaca DIY Kamis, 31 Juli 2025. (BMKG)

bernasnews – Kamis, 31 Juli 2025 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar tetap waspada meski cuaca terpantau relatif tenang.

BMKG mencatat potensi hujan ringan di beberapa wilayah, namun memperingatkan ancaman gelombang laut tinggi yang masih mengintai perairan selatan DIY.

BMKG menetapkan prakiraan cuaca berlaku selama 24 jam, dimulai sejak Kamis pagi pukul 07.00 WIB hingga Jumat dini hari.

Petugas meteorologi terus memantau perkembangan dinamika atmosfer yang dapat berubah sewaktu-waktu, terutama di tengah tingginya kelembapan dan arah angin yang masih konsisten dari arah timur hingga selatan.

Petugas BMKG memastikan bahwa langit Yogyakarta akan memancarkan sinar mentari di pagi hari, dengan kondisi cerah hingga berawan. Namun, masyarakat di wilayah utara Sleman, utara Kulon Progo, serta kawasan tengah Gunungkidul perlu bersiap menghadapi potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari.

Meskipun intensitas hujan tidak tergolong ekstrem, BMKG meminta warga tetap waspada terhadap genangan, terutama di daerah yang memiliki kontur tanah labil dan aliran air yang rawan tersumbat.

Memasuki malam hari, langit diperkirakan tertutup awan tipis. BMKG memprediksi kondisi berawan akan bertahan hingga dini hari, meski tak menutup kemungkinan pergeseran awan membawa perubahan cuaca mendadak.

Petugas memantau suhu udara akan berkisar antara 20 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi yakni 60–95 persen. Kecepatan angin maksimum yang mencapai 30 km/jam dari arah timur hingga selatan turut memperkuat indikasi potensi dinamika cuaca di wilayah selatan DIY.

Ancaman Gelombang Tinggi Masih Membayangi Perairan Yogyakarta

Yang paling menjadi sorotan dalam prakiraan cuaca kali ini adalah peringatan dini terkait gelombang laut. BMKG menegaskan bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Yogyakarta masih berada dalam kategori tinggi, yaitu antara 2,5 hingga 4,0 meter.

BMKG meminta nelayan, pelaku wisata pantai, hingga pengelola kapal wisata untuk menghentikan aktivitas di laut selama peringatan ini masih berlaku. Petugas mengingatkan bahwa ombak besar bisa muncul secara tiba-tiba, dipicu oleh tekanan udara rendah dan hembusan angin kencang dari arah samudra Hindia.

“Cuaca di darat mungkin tampak tenang, tapi kondisi laut bisa berubah ekstrem dalam waktu singkat,” tegas salah satu forecaster BMKG DIY.

Ia menambahkan, pantai selatan seperti Parangtritis, Baron, dan Glagah perlu mendapat perhatian lebih karena sering menjadi titik berkumpulnya arus dan gelombang tinggi.

Dalam pesannya kepada masyarakat, BMKG mengingatkan agar warga DIY tidak meremehkan prakiraan cuaca yang telah diumumkan.

Meskipun hujan yang diprediksi hanya ringan, kombinasi dengan kelembapan tinggi dan angin kencang berpotensi menciptakan situasi yang berbahaya, terutama bagi pengendara motor dan mereka yang beraktivitas di luar ruangan. (Eln)