bernasnews – Nasib tragis terjadi pada bocah perempuan berumur 16 tahun asal Kalurahan Dengok Kapanewon Playen Gunungkidul. Bocah yang kini baru saja masuk sebuah SMK ternyata telah menjadi budak nafsu bejat orang yang seharusnya melindungi, ayah kandungnya sendiri berinisial AS (41).
“Kabarnya dilakukan sejak SD. Sekarang sudah SMK Kelas 1,” ujar Pemangku Wilayah Dengok yang enggan disebut namanya, Selasa (29/7/2025).
Kasus ini terungkap, lanjut dia, ketika korban menggunggah story WhatsApp. Korban mengunggah tangkapan layar percakapannya dengan sang ibu kandung. Dalam tangkapan layar itu, korban mengaku mendapat perlakukan tidak senonoh dari ayah kandungnya.
Masyarakat sekitar mengetahui unggahan story itu, hingga mereka prihatin dan naik pitam. Mereka heboh dan sontak mendatangi rumah korban yang juga terduga pelaku. Warga mencoba mengkonfirmasi kebenaran berita itu kepada terduga pelaku.
“Tapi waktu bersamaan itu, ibu korban sudah melapor ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gunungkidul,” tambahnya.
Berdasarkan cerita ibunya yang pemangku wilayah dapat, korban memberanikan diri melapor karena memiliki adik perempuan. Korban khawatir adik perempuannya yang kini masih duduk di bangku SD bakal bernasib sama dengan korban.
Saat itu, warga yang geram kemudian mengamankan pelaku. Dengan pendampingan pamong dan Bhabinkamtibmas, warga membawa pelaku ke Mapolsek Playen untuk menghindari amuk massa, Senin (28/7/2025).
Kapolsek Playen, AKP Sofyan Susanto mengakui jika pihaknya sempat mengamankan terduga pelaku di Polsek Playen pada Senin pagi untuk mengantisipasi emosi warga. Selanjutnya, untuk saat ini petugas sudah membawa terduga pelaku ke Polres Gunungkidul untuk penyidikan lebih lanjut.
“Kasus ini sudah ditangani oleh PPPA Polres Gunungkidul,” kata Kapolsek AKP Sofyan. (ef linangkung)












