News  

Maling di Ponpes Al Munawir Bantul: Beraksi saat subuh, 5 HP Santri Raib Digondol

bernasnews — Pondok Pesantren Al Munawir Komplek Madrasah Huffadh 1 di Panggungharjo, Sewon, Bantul, menjadi sasaran aksi kriminal yang menyasar barang-barang santri.

Dalam insiden pada Jumat subuh, 25 Juli 2025 sekitar pukul 04.03 WIB, pelaku berhasil menggondol lima unit ponsel milik para santri. Polisi menyelidiki kasus ini sebagai tindak pidana pencurian sebagaimana dalam Pasal 363 KUHP.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengonfirmasi bahwa petugas Polsek Sewon langsung bergerak setelah menerima laporan dari salah satu korban, Moch Yasser Satria Muzayyin.

Yasser, santri asal Sidoarjo yang belum bekerja, mengalami sendiri kejadian tersebut saat ia bangun sekitar pukul 04.15 WIB dan mendapati ponselnya yang sedang diisi daya di ruang tamu sudah raib.

Yasser tak tinggal diam. Ia segera memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar asrama. Dari rekaman tersebut, tampak jelas seorang pria tak dikenal menyelinap masuk ke ruang tamu ponpes pada pukul 04.03 WIB.

Pria itu dengan santai mengeksekusi aksinya tanpa terdeteksi oleh santri lain yang masih tertidur lelap. Ia menggasak satu per satu HP yang tergeletak di ruang tamu, lalu kabur tanpa jejak.

“Tak hanya ponsel milik Yasser yang jadi korban. Empat ponsel lain juga raib bersamaan dalam insiden yang sama,” ujarnya.

Ponsel-ponsel tersebut meliputi Samsung Galaxy A52 warna putih, Samsung A13 warna biru, Redmi Note 14, serta Samsung Galaxy A15 warna biru dongker. Pelaku berhasil mencuri lima ponsel sekaligus hanya dalam waktu hitungan menit, menunjukkan bahwa ia sudah merencanakan aksinya dengan matang.

Kerugian materiil dari kejadian ini mencapai jutaan rupiah. Yasser sendiri mengaku kehilangan Samsung Galaxy A15 5G warna biru yang ia beli seharga Rp1.000.000. Kejadian ini membuat para santri resah dan khawatir, terutama karena pelaku dengan mudah menyusup ke dalam lingkungan pesantren.

Pihak pengasuh pondok langsung melakukan koordinasi dengan kepolisian setelah menerima laporan dari Yasser. Polsek Sewon kini tengah melakukan penyelidikan intensif.

Petugas sudah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti dan mulai mengidentifikasi pelaku berdasarkan ciri-ciri fisik yang terekam dalam kamera pengawas.

“Kami akan mengejar pelaku hingga tertangkap. Kami imbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal atau tempat ibadah,” tegas AKP I Nengah Jeffry.

Pihak Pondok Pesantren Al Munawir juga meningkatkan keamanan internal dengan menambah jumlah CCTV dan  memperketat pengawasan pintu masuk. Mereka mengimbau para santri untuk tidak lagi meninggalkan barang-barang berharga di ruang terbuka tanpa pengawasan. (ef linangkung)