News  

Jangan Terlalu ke Tengah, Ombak Tinggi hingga 4 Meter Ancam Pantai Selatan DIY Sabtu Ini

Prakiraan Cuaca Hari Ini/Foto: BMKG

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengingatkan wisatawan untuk tidak mandi terlalu ke tengah saat berlibur ke pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 19 Juli 2025. BMKG mengeluarkan peringatan dini tentang gelombang tinggi di perairan selatan DIY.

Kondisi cuaca sepanjang hari Sabtu cenderung cerah berawan. Pada pagi hari, langit akan tampak cerah berawan. Siang hingga sore, cuaca tetap cerah berawan dan angin akan bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum 30 km per jam.

Malam hari, awan akan menutupi sebagian langit DIY, sedangkan dini hari cuaca akan kembali cerah berawan.

Perkiraan suhu udara akan berkisar antara 20 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 60 hingga 90 persen. Di balik kondisi cuaca yang tampak bersahabat itu, ombak ganas mengintai.

BMKG menegaskan tinggi gelombang di perairan selatan DIY akan mencapai antara 2,5 hingga 4 meter. Gelombang itu tergolong kategori tinggi dan berbahaya bagi aktivitas wisatawan di pantai.

Sebaiknya, pengelola pantai memasang bendera peringatan merah agar wisatawan tidak mandi terlalu ke tengah. BMKG menegaskan ombak setinggi itu dapat menyeret siapa pun dalam hitungan detik.

Petugas SAR pantai selatan juga bersiaga penuh menghadapi potensi gelombang tinggi Sabtu ini. Mereka meminta pengunjung untuk tidak hanya mengandalkan cuaca cerah sebagai patokan keamanan. Ombak besar bisa datang tanpa tanda-tanda berarti.

Para nelayan yang biasa melaut di perairan selatan DIY juga akan menunda aktivitas. Mereka menyebut ombak setinggi 4 meter sama dengan dinding air raksasa yang dapat membalikkan perahu nelayan tradisional dengan mudah.

BMKG mengingatkan seluruh masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi. Wisatawan juga diimbau tetap memprioritaskan keselamatan saat berwisata di pantai.

“Jangan mandi terlalu ke tengah meskipun air tampak tenang. Ombak tinggi berbahaya untuk siapa saja. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas BMKG dalam keterangannya. (ef linangkung)