News  

BMKG Ingatkan Ancaman Gelombang Tinggi Perairan Selatan DIY Rabu 16 Juli 2025, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

Ancaman Gelombang Tinggi/Foto: BMKG

bernasnews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 16 Juli 2025.

BMKG menyebut tinggi gelombang di Perairan Selatan DIY bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter. Ini masuk kategori gelombang tinggi dan berbahaya bagi aktivitas pelayaran.

Pagi hari cuaca DIY cenderung cerah berawan. Namun, pada siang hingga sore hari, BMKG memprediksi hujan ringan akan turun di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara. Malam hingga dini hari cuaca di seluruh wilayah DIY akan berawan.

Suhu udara di DIY berkisar antara 21 hingga 31 derajat Celcius, dengan kelembapan udara antara 65 hingga 95 persen. Arah angin akan bergerak dari Timur menuju Selatan dengan kecepatan maksimum 30 km per jam.

“Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter tergolong tinggi dan sangat berbahaya. Kami imbau masyarakat, terutama nelayan dan wisatawan pantai, meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas melaut apabila kondisi tidak memungkinkan,” tegas prakirawan BMKG Yogyakarta dalam keterangannya, Selasa malam (15/7).

BMKG menekankan potensi gelombang tinggi bisa muncul setiap saat selama periode peringatan dini berlaku, mulai Rabu pukul 07.00 WIB hingga Kamis pukul 07.00 WIB.

“Kami sudah bersiaga penuh. Tim SAR siap mengevakuasi apabila terjadi insiden. Kami minta wisatawan tidak mandi di laut atau bermain terlalu dekat dengan ombak besar,” ungkap salah satu personel SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis kepada wartawan.

Sementara itu, sejumlah nelayan di Pantai Depok memilih tidak melaut esok hari. Mereka menimbang keselamatan lebih penting daripada memaksakan diri menghadapi gelombang tinggi.

“Kalau BMKG bilang gelombang tinggi sampai 4 meter, ya kami istirahat dulu. Nyawa itu tidak bisa diganti,” tegas Jumarno, salah satu nelayan Pantai Depok, Selasa malam.

BMKG menegaskan cuaca ekstrem di perairan selatan DIY menjadi fenomena rutin ketika tekanan udara di Samudera Hindia bagian selatan meningkat. Namun, BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca untuk masyarakat.

Dengan adanya peringatan dini ini, BMKG berharap semua pihak bisa meningkatkan kewaspadaan demi mencegah korban akibat gelombang tinggi. (ef linangkung)