bernasnews — Indonesian Certification Center (ICC) bekerja sama dengan Yayasan Alumni Institut Teknologi Nasional (ITENAS) menggelar seminar bertajuk “Mempersiapkan Diri Menuju Tantangan Kompetensi di Dunia Kerja dengan Sertifikasi BNSP & SKPI” yang diselenggarakan di Kampus ITENAS, Bandung, pada tanggal 4 Juli 2025.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional ICC Goes To Campus, yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi professional,” kata Ferdian Adi, selaku Chief Technology Officer ICC dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai himpunan jurusan di ITENAS, dengan menghadirkan narasumber dan pembicara berpengalaman dalam bidang pengembangan kompetensi dan sertifikasi.
Seminar dibuka oleh Nizar Rachmansyah, ST, perwakilan dari Yayasan Alumni ITENAS. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi berkelanjutan antara ICC dan ITENAS dalam rangka menyiapkan lulusan, yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga siap pakai di dunia industri.
“Teman-teman ICC sudah menjalin komunikasi cukup lama dengan pihak ITENAS. Harapan kami, kehadiran ICC dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan kompetensi mahasiswa dan lulusan ITENAS ke depan,” ujar Nizar.
Dalam sesi utama, Doddy Haryo, SE., MM, selaku Chief Business Development Officer ICC, memaparkan secara mendalam mengenai pentingnya sistem sertifikasi kompetensi nasional (BNSP) dan penerapan SKPI (Sertifikat Kompetensi Pendamping Ijazah). Ia menjelaskan bahwa melalui Permendikbud No. 6 Tahun 2022, pemerintah mendorong setiap perguruan tinggi untuk menerbitkan SKPI guna meningkatkan nilai tambah lulusan di mata industri.
“Lulusan tidak cukup hanya dibekali ijazah. Dunia kerja saat ini menuntut pembuktian kompetensi nyata. Di sinilah peran sertifikasi BNSP dan SKPI menjadi krusial,” tegas Doddy.
Seminar juga membahas alur proses mendapatkan sertifikat kompetensi dan SKPI, peluang karir bagi lulusan FTI, FTSP, dan FAD ITENAS, serta benefit nyata yang dirasakan lulusan setelah tersertifikasi.
Para peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan, yang dibuktikan dengan diskusi interaktif di sesi tanya jawab.
Doddy juga menyampaikan bahwa program ICC Goes To Campus sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai kampus di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY. Kemudian kini mulai memperluas jangkauan ke wilayah Jawa Barat.
“Program ini merupakan bentuk komitmen ICC dalam mendukung kampus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kompeten secara profesional sesuai standar industri nasional dan global,” tambahnya.
“Bagi institusi pendidikan, organisasi kemahasiswaan, maupun program studi yang tertarik mengundang seminar serupa atau menjalin kerjasama pengembangan kompetensi dan sertifikasi mahasiswa, ICC membuka ruang komunikasi lebih lanjut,“ pungkas Doddy. (*/ ted)












