bernasnews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini yang mengguncang pagi ini. BMKG meminta nelayan tradisional, pemancing, hingga wisatawan yang ingin menikmati pesona pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk meningkatkan kewaspadaan mereka.
BMKG merilis prakiraan cuaca khusus DIY yang berlaku selama 24 jam mulai Selasa, 8 Juli 2025 pukul 07.00 WIB.
BMKG menyebut cuaca pada pagi hari akan cerah berawan, sedangkan pada siang hingga sore hari hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara. Saat malam tiba, awan akan menyelimuti langit DIY, sedangkan dini hari langit kembali cerah berawan.
BMKG mencatat suhu udara DIY akan berkisar antara 21 hingga 32 derajat celcius. Tingkat kelembapan pun tergolong tinggi, antara 58 hingga 94 persen.
BMKG juga mendeteksi angin akan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 kilometer per jam.
Namun bukan itu yang paling mencemaskan. BMKG menegaskan bahwa tinggi gelombang laut di Perairan Selatan Yogyakarta berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG menyebut gelombang tersebut masuk kategori tinggi dan berbahaya bagi perahu nelayan berukuran kecil, kapal wisata tradisional, serta aktivitas rekreasi air di kawasan pantai.
Para petugas BMKG menegaskan bahwa gelombang laut setinggi itu dapat menyeret perahu nelayan, memecahkan kapal tradisional, bahkan menenggelamkan wisatawan yang bermain air di tepian pantai.
BMKG mengimbau nelayan untuk menunda pelayaran apabila kondisi gelombang tidak aman. BMKG juga meminta pengelola wisata pantai untuk memasang bendera merah tanda bahaya demi mencegah wisatawan nekat mandi laut atau berswafoto di karang yang licin.
Selain gelombang tinggi, BMKG juga mengingatkan wisatawan untuk tidak mendekat ke bibir tebing curam saat angin kencang bertiup dari arah selatan. BMKG menyatakan angin kencang dapat menimbulkan ombak pecah yang menyapu karang tanpa diduga.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan tidak hanya mengandalkan informasi di media sosial.
BMKG menegaskan kewaspadaan nelayan dan wisatawan menjadi kunci untuk menghindari jatuhnya korban jiwa akibat gelombang laut tinggi yang sedang mengintai pantai selatan DIY hari ini. (el)












