bernasnews – Temukan contoh susunan kegiatan MPLS SD 2025 yang berlangsung selama tiga hari. Guru atau panitia dapat membuat susunan acara MPLS untuk menyambut siswa baru dengan cara menyenangkan dan kreatif.
Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, sekolah-sekolah dasar di seluruh Indonesia tengah bersiap menyambut siswa baru melalui rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Khusus di jenjang Sekolah Dasar, MPLS bukan sekadar mengenalkan bangunan sekolah atau nama-nama guru, tetapi menjadi gerbang awal anak mengenal dunia pendidikan formal yang menyenangkan dan ramah anak.
Pelaksanaan MPLS untuk siswa SD pada tahun 2025 mengusung konsep “MPLS Ramah”, yang mengedepankan prinsip edukatif, inklusif, partisipatif, serta menyenangkan.
Dengan pendekatan yang fleksibel dan penuh warna, kegiatan MPLS dirancang untuk mendukung transisi siswa dari dunia bermain ke dunia belajar secara lebih halus dan positif.
Apa Itu MPLS SD?
MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan fase penting dalam menyambut siswa baru di awal tahun pelajaran.
Khusus untuk Sekolah Dasar, kegiatan ini bertujuan memberikan pengenalan secara perlahan dan penuh keceriaan terhadap lingkungan sekolah, termasuk warga sekolah, aturan, kebiasaan, serta visi dan misi institusi pendidikan tersebut.
Berbeda dengan jenjang SMP atau SMA yang mungkin lebih serius, MPLS di tingkat SD harus didesain agar menyenangkan dan tidak membebani.
Kegiatan berat seperti baris-berbaris atau hukuman fisik dihindari sepenuhnya. Sebaliknya, permainan edukatif, aktivitas kelompok, dan kegiatan eksploratif menjadi kunci utama.
Tujuan MPLS SD 2025
Ada lima tujuan utama yang ingin dicapai dari pelaksanaan MPLS SD tahun ini, yaitu:
- Menumbuhkan karakter positif siswa sejak hari pertama.
- Mengenalkan seluruh warga sekolah dan perannya.
- Memperkenalkan lingkungan fisik sekolah secara menyenangkan.
- Menggambarkan budaya dan nilai-nilai yang dijunjung sekolah.
- Membantu siswa beradaptasi dengan proses belajar dan interaksi sosial.
Prinsip MPLS Ramah Anak
Dalam pelaksanaannya, MPLS SD 2025 berlandaskan prinsip yang ramah terhadap anak-anak. Hal ini diwujudkan melalui:
- Kegiatan yang bersifat edukatif dan menyenangkan
- Aktivitas yang bersifat inklusif, memungkinkan setiap anak terlibat
- Metode yang partisipatif, memberi ruang eksplorasi dan inisiatif
- Pelaksanaan yang efisien dan fleksibel, menyesuaikan kebutuhan anak usia dini
- Lingkungan yang mendukung interaksi sosial positif
Materi Penting dalam MPLS SD
Materi yang disampaikan selama masa MPLS 2025 mencakup:
- Pengenalan terhadap guru, teman, dan staf sekolah
- Pemahaman nilai-nilai karakter seperti disiplin, sopan santun, dan rasa hormat
- Eksplorasi fasilitas sekolah seperti perpustakaan, kantin, lapangan, dan ruang kelas
- Penjelasan mengenai visi, misi, serta budaya sekolah
- Kegiatan reflektif dan berbagi pengalaman untuk membangun rasa percaya diri
Contoh Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2025 Selama 3 Hari
MPLS di tingkat SD idealnya berlangsung selama tiga hari dengan durasi waktu sekitar 180 menit per hari.
Berikut ini adalah contoh susunan kegiatan yang dapat menjadi acuan bagi sekolah dasar dalam menyusun agenda MPLS secara komprehensif dan menarik:
Hari Pertama: Menjelajahi Dunia Baru
Tema: Adaptasi awal, pengenalan lingkungan, dan penguatan karakter dasar
Tujuan Hari Pertama: Membangun rasa aman, keakraban awal, dan ketertarikan terhadap lingkungan belajar baru.
Durasi Total: 180 menit
Rundown Kegiatan:
- 10 menit: Sesi kedatangan dan presensi siswa
- 20 menit: Upacara pembukaan dan penyambutan siswa baru
- 30 menit: Pertemuan pagi yang ceria dan membangun suasana hati
- 30 menit: Sesi perkenalan antara guru, teman sekelas, dan staf sekolah
- 20 menit: Aktivitas “Tujuh Kebiasaan Anak Hebat” dan makan sehat bersama
- 60 menit: Tur keliling sekolah dengan konsep permainan “Mencari Harta Karun”
- 10 menit: Penutupan hari dengan lagu gembira dan refleksi singkat
Hari Kedua: Berteman dan Belajar Bersama
Tema: Membangun relasi sosial dan memahami lingkungan sekitar
Tujuan Hari Kedua: Menumbuhkan empati, semangat kerja sama, dan rasa ingin tahu terhadap kegiatan belajar.
Rundown Kegiatan:
- 15 menit: Absensi dan sambutan pagi
- 15 menit: Ice breaking serta permainan perkenalan ulang
- 30 menit: Pertemuan pagi dengan nyanyian, cerita, atau permainan kelompok
- 45 menit: Dongeng atau story telling bertema karakter positif dan kebiasaan baik
- 20 menit: Makan sehat dan berbagi camilan bergizi
- 15 menit: Aktivitas “Garis Pemisah” untuk mengenalkan konsep keberagaman
- 40 menit: “Jelajah Belajar” — eksplorasi pelajaran, hobi, dan kegiatan ekstrakurikuler
Hari Ketiga: Aku dan Sekolahku
Tema: Interaksi, penguatan identitas diri, dan visi sekolah
Tujuan Hari Ketiga: Menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah dan memperkuat interaksi sosial yang positif.
Rundown Kegiatan:
- 15 menit: Kedatangan dan aktivitas membuat gantungan nama kreatif
- 30 menit: Morning circle: menyanyi dan berbagi harapan
- 35 menit: Aktivitas “Pasang Cerita Temanku” – mengenal lebih dalam antar teman
- 35 menit: Sesi “Sekolahku Hebat” – pemaparan visi dan misi sekolah dalam bentuk cerita
- 20 menit: Makan sehat dan obrolan ringan saat istirahat
- 30 menit: Lingkaran cerita – anak-anak bercerita tentang minat, cita-cita, atau pengalaman seru
- 15 menit: Refleksi akhir dan afirmasi positif sebelum MPLS ditutup
Membuka Lembaran Baru yang Menyenangkan
Pelaksanaan MPLS SD 2025 bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan awal yang menentukan bagi perjalanan pendidikan anak.
Dengan menyusun kegiatan yang terencana, ramah anak, dan penuh semangat, sekolah dapat menciptakan momen yang akan dikenang siswa sepanjang hidupnya.
Rangkaian kegiatan MPLS yang menyenangkan dan edukatif ini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan rasa cinta terhadap belajar, serta membangun keterikatan emosional dengan lingkungan sekolah.
Mari jadikan MPLS SD 2025 sebagai pengalaman penuh makna untuk setiap anak Indonesia.
***












