News  

PAMY Gelar Rakernas 2025

bernasnews — Persekutuan Alumni Marturia Yogyakarta (PAMY) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas), bertempat di Sekolah Tinggi Agama Kristen Marturia, Jalan Kedawung Nologaten, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu (28/6/2025).

Rakernas yang kali pertama diselenggarakan ini diberi tema ”Bersama Dalam Satu Visi , Bergerak Untuk Saling Memberdayakan” ini, merupakan bukti kekuatann dan kebangkitan alumni terhadap almamaternya Sekolah Tinggi Agama Kristen Marturia Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus, perwakilan wilayah. Ketua Yayasan Marturia, Ketua STAK Marturia, dan Dewan Pertimbangan PAMY.

Tujuan penyelenggaraan Rakernas yakni menjadi alumni yang lebih berbahagia melalui erat dalam dalam Persekutuan alumni dan bermakna bagi generasi.

Dalam sambutannya, Pdt Aan Priiyadi,S.Si,M.Fil selaku Ketua menyampaikan, bahwa PAMY dibentuk dari persekutuan alumni. “Kebersamaan muncul dari relasi sosial yang baik, sehingga dalam Rakernas mampu memunculkan kebersamaan yang membahagiakan,” ungkapnya.

Selanjutnya sambutan dari Dewan Pertimbangan yang dibacakan oleh Sartana, S.PAK,M.Pd mengemukakan, dalam momen Rakernas ini kita diingatkan kembali bahwa kesaksian kita bukan hanya pada kata tetapi dalam langkah nyata dan jejak kehidupan.

Suasana Rakernas yang diselenggarakan oleh PAMY. (Foto: Kiriman Atun Pratiwi)

Sementara itu, Ketua STAK Marturia Dr Andreas Kristianto, M.Fil  dalam sambutannya mengatakan, bahwa salah satu pilar STAK Marturia Yogyakarta adalah semangat dan dedikasi alumni.

“Untuk itulah alumni dimohon senantiasa mampu bersaksi dalam kehidupannya dan ikut ambil bagian dalam promosi PMB,” tegas dia.

Menurut Ketua YPK Marturia Yogyakarta Prof.Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, MS, IPU, bahwa setiap alumni sebenarnya mampu ambil bagian dalam menyumbangkan kepedulian terhadap almamaternya,

“Adapun yang bisa dilakukan, 1. Dukungan finansial, 2. Dukungan non finansial, 3. Kontrol sosial, 4. Keterlibatan kegiatan kampus, dan 5. Kontribusi dalam bentuk waktu dan komitmen,” harap Prof. Edia.

Kemudian Rakernas ditutup dengan renungan dan doa penutup yang dibawakan oleh Pdt Widyanowo Moehnelwan. (ted/ Atun Pratiwi, PAMY)