bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (STAMET YIA) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Minggu, 29 Juni 2025.
BMKG menyebutkan bahwa gelombang tinggi masih melanda perairan selatan DIY, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai.
Menurut laporan BMKG, kondisi cuaca di DIY pada pagi hari diprakirakan cerah hingga berawan. Sementara itu, siang hingga sore hari diperkirakan terjadi hujan ringan di wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara. Pada malam hingga dini hari, cuaca di seluruh wilayah DIY tetap berawan.
BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum 30 kilometer per jam.
Gelombang Laut 2,5 hingga 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada
BMKG menginformasikan bahwa tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY masih berada pada kisaran 2,5 hingga 4 meter. Gelombang setinggi ini dikategorikan sebagai gelombang tinggi yang berpotensi membahayakan keselamatan, khususnya bagi nelayan, wisatawan, dan masyarakat pesisir.
BMKG menekankan bahwa aktivitas di laut dengan kondisi gelombang tinggi sangat berisiko. Oleh karena itu, BMKG mengimbau wisatawan agar tidak bermain air terlalu jauh dari garis pantai selatan DIY.
Selain itu, nelayan tradisional juga disarankan untuk menunda aktivitas melaut jika gelombang laut belum menunjukkan penurunan yang signifikan.
BMKG menyampaikan bahwa informasi prakiraan cuaca dan tinggi gelombang laut akan terus diperbarui setiap hari. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas luar ruang, terutama di wilayah pesisir.
Peringatan dini ini dirilis BMKG pada Minggu, 29 Juni 2025, pukul 06.00 WIB melalui laman resmi www.bmkg.go.id.
BMKG berharap masyarakat DIY dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar saat cuaca ekstrem masih terjadi. (el)












