bernasnews — Program Studi Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Prodi MM FBE UAJY) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Ekonomi dan Bisnis (PPEB) FBE UAJY menyelanggarakan kompetisi terbatas penyusunan business plan (rencana bisnis).
Presentasi 3 kelompok finalis kompetisi yang merupakan mahasiswa Prodi MM FBE UAJY tersebut dilaksanakan bertempat di Kampus FBE UAJY, Babarsari, Sleman, DIY, Kamis, 26 Juni 2025.
Tim juri/penilai kompetisi tersebut terdiri dari E. Dita Septiari, M,Sc., Ph.D, Kaprodi MM FBE UAJY; Dr. A. Totok Budisantoso, MBA., Akt., CA, Dosen Departemen Akuntansi FBE UAJY, dan Dr. Y. Sri Susilo, Dosen Prodi Ekonomi Bisnis FBE UAJY. Selaku koordinator pelaksana adalah Dr. Pramudianto, M.Min., MM, Kepala PPEB FBE UAJY.
Kaprodi MM FBE UAJY, E. Dita Septiari mengemukakan, bahwa business plan adalah rancangan bisnis yang berisi rangkuman operasional bisnis secara keseluruhan. Business plan juga menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama para investor.
“Dengan demikian, jika ingin mendapat suntikan dana dari investor, maka penyusunan business plan harus lengkap komponen yang dideskripsikan dan realistis,” ungkap Dita, dalam keterangan tertulis yang dikirim, Sabtu (28/6/2025)
Selanjutnya, Pramudianto selaku Koordinator Pelaksana menambahkan, setidaknya terdapat beberapa komponen yang harus dipenuhi dalam menyusun business plan. Beberapa komponen diantaranya: (1) Executive summary perusahaan (Menjelaskan secara singkat dan padat isi dari business plan yang dibuat).
Kemudian, (2) Deskripsi perusahaan (Meliputi sejarah perusahaan, visi dan misi, tujuan perusahaan, dan mitra perusahaan). (3) Produk atau layanan (Menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan dan kelebihannya).
Komponen berikutnya adalah: (4) Analisis Pasar (Meliputi identifikasi pesaing, analisis SWOT, dan analisis segmenting, targeting, positioning). (5) Strategi pemasaran (Meliputi pemasaran offline dan pemasaran digital). (6) Budgeting (Meliputi rencana keuangan perusahaan keseluruhan). (7) Analisis lingkungan industri (Menjelaskan persaingan yang dihadapi berdasarkan 5 Kekuatan Porter).
“Penyusunan business plan oleh mahasiswa Prodi MM FBE UAJY, saya harapkan mampu kreativitas dalam menerapakan teori dan konsep yang telah dipelajari,” ujar Totok Budisantoso.
Menurut Totok, mahasiswa juga terlatih untuk bekerja secara kelompok (team work). Di dunia kerja, tidak hanya dituntut kemampuan secara individu namun juga kemampuan bekerja secara kelompok.
“Ketiga kelompok harus lebih cermat dalam menyusun business plan,” harap Susilo.
Menurut Susilo, beberapa hal penting belum ditulis dan ditentukan seperti misalnya lokasi usaha, proyeksi/estimasi target konsumen yang terlalu tinggi dan penentuan harga (pricing) yang belum tepat.
Tim juri sepakat business plan dari ketiga kelompok sudah cukup baik. Perbaikan atau revisi di beberapa komponen perlu dilakukan. Tim juri telah menetapkan kelompok MarcellinoSurya Atmadja dkk (UMKAMI: Transformasi Digital Usaha Mikro Melui Pos (Poin of Sales) sebagai pemenang I. Untuk pemenang II diraih oleh Yany Delon Tuhumury dkk (Bumi Refill Jogja) dan pemenang III adalah Maria Wahyu Christiana dkk (FitSync: Gym Berbasis Teknologi). (*/ ted)











