bernasnews – Setiap peserta PPG Guru Tertentu akan dibekali modul berisi materi dan tugas. Salah satu tugas penting adalah memasang infografis kode etik.
Artikel ini menyajikan referensi kunci jawaban dan refleksi 4F untuk membantu peserta memahami dan mengerjakan tugas secara bermakna.
Kunci Jawaban Tugas Infografis Kode Etik Modul 3 PPG 2025
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 kembali menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai etika dalam profesi pendidik.
Salah satu tugas yang diberikan kepada peserta adalah memasang infografis kode etik guru di tempat yang strategis di lingkungan kerja. Meski terlihat sederhana, tugas ini menyimpan makna mendalam sebagai wujud komitmen seorang guru dalam menjalankan perannya secara profesional dan bermoral.
Melalui artikel ini, kita akan mengulas secara lengkap tujuan tugas pemasangan infografis kode etik, referensi materi utama, dan contoh refleksi diri dengan pendekatan 4F (Facts, Feeling, Finding, Future). Materi ini dapat dijadikan panduan pembelajaran sekaligus acuan reflektif dalam menjawab tugas dengan lebih matang dan bertanggung jawab.
Tujuan dari Tugas Pasang Infografis Kode Etik Guru
Tugas memasang infografis ini bukan hanya sekadar menjalankan instruksi. Lebih dari itu, ini merupakan upaya untuk menanamkan kesadaran etik dalam keseharian guru.
Dengan memasangnya di tempat yang mudah terlihat—seperti ruang guru, kantor sekolah, atau ruang kelas—guru menunjukkan bahwa etika bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman dalam bertindak.
Tujuan utamanya adalah:
- Menginternalisasi nilai-nilai profesionalisme dan tanggung jawab guru
- Menumbuhkan budaya sekolah yang menjunjung tinggi etika
- Meningkatkan kesadaran kolektif antar guru untuk mempraktikkan etika profesi
- Menjadikan kode etik sebagai bagian dari identitas dan praktik harian pendidik
Referensi Kode Etik dalam Modul 3 PPG
Dalam Modul 3 yang berfokus pada Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai (FPPN), peserta diberikan dua sumber utama yang menjadi dasar kode etik profesi guru:
- Etika Dasar Profesi oleh Tomlinson dan Little
Dokumen ini memuat sebelas prinsip penting, seperti kejujuran, tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut menjadi cerminan dari sikap ideal seorang guru. - Permendikbudristek Nomor 67 Tahun 2024
Regulasi ini menjabarkan secara rinci tanggung jawab guru terhadap:- Profesi dan sesama rekan kerja
- Peserta didik
- Orang tua atau wali murid
- Masyarakat luas
- Hukum dan peraturan perundang-undangan
Pasal 8 dan 9 dalam peraturan ini juga menyebutkan larangan-larangan yang harus dihindari untuk menjaga martabat profesi guru.
Contoh Refleksi 4F (Facts, Feeling, Finding, Future)
Sebagai pelengkap dari tugas visual, peserta juga diminta menuliskan refleksi pribadi yang disusun berdasarkan pendekatan 4F. Berikut referensi contoh yang dapat digunakan sebagai inspirasi:
1. Facts (Fakta)
Materi tentang kode etik profesi guru menyadarkan saya bahwa peran guru bukan sekadar mengajar, tetapi juga sebagai panutan dalam hal moral dan nilai kehidupan.
Dua referensi utama—etika dasar dari Tomlinson & Little dan Permendikbudristek Nomor 67 Tahun 2024—menjadi rujukan penting dalam membentuk standar sikap dan perilaku guru.
Keduanya menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, bertindak jujur, dan menghormati hak setiap pihak dalam dunia pendidikan.
2. Feeling (Perasaan)
Saya merasa semakin memahami betapa besar tanggung jawab moral seorang guru. Ada rasa bangga namun juga khawatir, karena tantangan etika di lapangan begitu kompleks.
Namun, setelah mendalami materi ini, saya merasa lebih siap dan termotivasi untuk menjaga integritas serta menjadi contoh positif bagi murid dan rekan sejawat.
3. Finding (Temuan)
Poin penting yang saya temukan dari materi ini adalah bahwa etika tidak berhenti di teori. Kode etik harus menjadi bagian dari keseharian guru.
Ia bukan hanya alat kontrol, tapi juga cermin kepribadian dan landasan dalam membuat keputusan. Melalui infografis, nilai-nilai ini bisa terus diingatkan dan didiskusikan bersama dalam lingkungan kerja.
4. Future (Masa Depan)
Saya bertekad menjadikan kode etik sebagai kompas dalam menjalankan tugas sebagai guru. Saya ingin mengajak kolega untuk bersama-sama menjaga etika profesi dan menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang yang berintegritas.
Selain itu, saya akan rutin melakukan refleksi dan evaluasi diri agar terus tumbuh menjadi pendidik yang baik secara profesional maupun moral.
Pentingnya Infografis Kode Etik di Sekolah
Meskipun hanya berupa visualisasi, infografis kode etik memiliki kekuatan sebagai pengingat dan alat edukasi. Berikut beberapa manfaat dari pemasangan infografis ini:
- Menguatkan kesadaran moral seluruh civitas sekolah
- Menjadi panduan praktis dalam bersikap bagi guru baru
- Mendorong terciptanya lingkungan belajar yang positif dan etis
- Mengkomunikasikan nilai dan budaya profesional ke seluruh komunitas sekolah
Tips Mendesain Infografis yang Efektif
Agar tidak hanya menjadi pajangan, infografis yang dibuat harus informatif dan menarik. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Gunakan jenis huruf yang besar dan mudah dibaca dari kejauhan
- Pilih warna-warna yang harmonis, hindari warna terlalu mencolok
- Tambahkan ikon atau ilustrasi sederhana untuk menjelaskan poin-poin penting
- Sertakan logo sekolah dan kementerian untuk memperkuat kredibilitas
- Tempatkan di area yang sering dilalui seperti ruang guru atau lobi sekolah
Tugas pasang infografis kode etik guru dalam Modul 3 PPG 2025 bukanlah sekadar pemenuhan administratif.
Ia merupakan refleksi nyata dari upaya menanamkan nilai-nilai profesionalisme, moralitas, dan integritas dalam dunia pendidikan.
Dengan memahami materi secara utuh dan melakukan refleksi 4F dengan jujur, guru akan lebih siap menerapkan prinsip etis dalam praktik sehari-hari.
Kolaborasi antar guru untuk saling mengingatkan dan menguatkan etika menjadi kunci dalam menciptakan sekolah yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kuat dalam karakter.
Sebab pada akhirnya, guru bukan hanya pengajar ilmu, tetapi juga pembentuk generasi yang bermartabat dan berintegritas.
***











