Meriah dan Penuh Ceria, Acara ‘Pelepasan Siswa & Pentas Seni’ TK Negeri 3 Yogyakarta

Penampilan Tari Buto Galak salah satu kesenian oleh siswa TK Negeri 3 Yogyakarta dalam acara ‘Pelepasan Siswa & Pentas Seni’ Tahun Ajaran 2024-2025. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

bernasnews — Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 3 Yogyakarta menyelenggarakan acara ‘Pelepasan Siswa & Pentas Seni’ Tahun Ajaran 2024-2025, bertempat di Aula sekolah setempat, Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Jumat (20/6/2025).

Acara dengan tema “Meriahkan Akhir Tahun Ajaran dengan Ceria dan Kreativitas Melangkah Menuju Prestasi” ini dihadiri oleh seluruh peserta didik, guru dan karyawan serta para orang tua/ wali murid TK Negeri 3 Yogyakarta.

Juga dihadiri oleh Penawas TK Kemantren Kraton Titi Nugraini, S.Pd., M.Pd, Perwakilan Puskesmas Kraton, Bhabinkamtibmas Polsek Kraton, Lurah Panembahan, serta tokoh masyarakat sekitar, dan tamu undangan lainnya. Acara dipandu oleh MC Cilik yakni Alfa, Alda dan Duta, peserta didik TK Negeri 3 Yogyakarta.

Ketua Panitia Epa Ramadona Sangun dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh panitia dan Keluarga Besar TK Negeri 3 Yogyakarta atas terselenggaranya acara ini. “Bahwa pada tahun ini siswa yang lulus untuk masuk SD ada sejumlah 34 anak. Dan alhamdulillah telah mengikuti PPDB baik oleh TK Negeri maupun swasta,” ucap dia.

Tamu undangan dan suasana yang hadir dalam acara acara ‘Pelepasan Siswa & Pentas Seni’ Tahun Ajaran 2024-2025, TK Negeri 3 Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Bunda Dona sapaan akrab Epa Ramadona Sangun menjelaskan, bahwa acara hari ini diselenggarakan hasil kolaborasi dan kerja sama antara sekolah dengan komite serta orang tua wali murid sehingga acara hari ini dapat terlaksana dengan sangat luar biasa.

“Saya selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah menyempatkan waktu ikut menyaksikan pelepasan anak-anak kami pada hari ini. Mohon doa semoga anak-anak menjadi anak yang berbakti pada nusa bangsa dan agama serta orang tua. Menjadi anak yang beruntung dunia dan akherat,” ujar Bunda Dona.

Sementara itu, Pengawas TK Kemantren Kraton Titi Nugraini dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada orang tua wali murid bahwa putra putrinya telah dapat menyelesaikan pendidikan untuk kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan SD.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru dan karyawan TK Negeri 3 Yogyakarta yang telah membersamai peserta didik hingga kini. Terima kasih yang dengan telaten telah mendidiknya dan semoga menjadi bekal ilmu yang dapat berlanjut,” tutur Titi Nugraini.

Munurut Titi, bahwa pendidikan anak-anak ke depan adalah tanggung jawab orang tua sehingga telah masuk SD mohon untuk selalu didampinginya. Pendekatan pembelajaran sekarang ini yaitu bagaimana pola pikir tumbuh sehingga anak perlu dimotovasi untuk sekolah-sekolah, belajar-belajar.

Sekarang ini orang tua diharapkan bisa menjadi motivator bagi anak-anak. Bekalnya saat akan sekolah adalah nomer satu diberikan sarapan yang sehat dan bergizi, kedua, berikan nasehat yang baik agar anak semangat ketika belajar di sekolah.

Salah satu kelas yang lulus foto bersama orang tua dan para tamu undangan, dari Kemantren Kraton, Polsek Kraton dan Lurah Panembahan. (Tedy Kartyadi/ bernasnews)

Semua diawali dari rumah dan jika orang tua mempunyai persoalan jangan sampai pada anak-anak. Jangan sampai dimarahi atau digetak-getak. Berilah anak motivasi agar anak belajar dengan penuh kesadaran, belajar lebih memaknai dan menyeluruh.

“Saya bersyukur hari ini yang bawa acara (MC) adalah anak-anak, tidak menjadi soal masih dipandu oleh ibu guru namun anak telah tumbuh kepercayaan dirinya,” imbuh Titi Nugraini.

Acara ‘Pelepasan Siswa & Pentas Seni’ Tahun Ajaran 2024-2025 oleh TK Negeri 3 Yogyakarta tersebut bisa disebut meriah dari penyelenggaraan maupun pernak pernik busana adat yang dikenakan para peserta didik maupun orang tua wali murid dan para guru yang mendampingi. Juga hiasan panggung serta semacam bucket bunga untuk siswa.

Sementara gelaran pentas seni meliputi Tari Kucing Meong, Puisi untuk Bu Guru, Tari Sluku sluku Bathok, Tari Buto Galak, Lagu Andaikan Aku Punya Sayap dan Menyanyi Perpisahaan, yang sebelumnya dilakukan acara penyerahan SKTB dan pengalungan samir pada siswa sebagai tanda kelulusan. (ted)