BMKG Ingatkan Wisatawan Gelombang Tinggi di Selatan DIY, Cuaca Berubah Dinamis Sepanjang Hari

bernasnews  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca dan kondisi laut untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlaku selama 24 jam pada Jumat, 20 Juni 2025.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (STAMET YIA) menyampaikan bahwa tinggi gelombang laut di Perairan Yogyakarta berpotensi mencapai antara 2,5 hingga 4,0 meter. Kategori ini tergolong tinggi dan cukup berbahaya bagi aktivitas wisata laut, nelayan tradisional, maupun pelayaran kecil.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi tersebut bisa membahayakan pengunjung yang sering mendekat ke bibir pantai untuk berswafoto, bermain pasir, maupun berenang.

Sementara itu, prakiraan cuaca di wilayah DIY juga menunjukkan perubahan dinamis dari pagi hingga dini hari. Pada pagi hari, langit akan cerah berawan, memberikan cuaca yang relatif bersahabat untuk aktivitas luar ruangan.

Namun, memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang akan turun di wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.

Malam hari, langit akan kembali berawan di sebagian besar wilayah DIY. Meski tidak diprediksi hujan, BMKG tetap menyarankan masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

Pada dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi kembali turun, terutama di Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan. BMKG mengingatkan warga yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk selalu siaga.

Dari sisi suhu udara, BMKG memperkirakan suhu berkisar antara 20 hingga 31 derajat Celcius. Kelembapan udara yang relatif tinggi antara 50 hingga 95 persen. Angin akan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum mencapai 30 kilometer per jam.

Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG menyarankan masyarakat untuk memperbarui informasi cuaca secara berkala. Cek informasi melalui situs resmi www.bmkg.go.id maupun kanal media sosial BMKG.

Peringatan dari BMKG ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap dinamika cuaca dan laut, terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar pantai. (ef linangkung)