bernasnews – Satu unit mobil klasik Volkswagen (VW) hangus dilalap api di Jalan Wates Kilometer 14,5, tepatnya di Dusun Klangon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Bantul, pada Minggu, 1 Juni 2025 pagi.
Mobil milik Bapak Yuni, warga Pakem, Sleman, itu terbakar hebat saat melintas dari Bandung menuju Sleman.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi akibat korsleting sistem kelistrikan mobil. Mobil mengalami ledakan kecil saat sedang melaju.
“Api langsung muncul dan pengemudi segera menepi ke bahu jalan,” jelas Irawan.
Tim Reaksi Cepat FPRB Argosari mencatat, insiden itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melahap seluruh bodi mobil klasik bernopol DK 7168 FC tersebut. Warga sekitar yang panik segera menghubungi Pusdalops BPBD Bantul.
Tim gabungan dari BPBD Bantul, Damkar Sedayu, Pemerintah Kalurahan Argosari, FPRB Argosari, dan masyarakat setempat langsung bergerak cepat. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 07.15 WIB dan berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar ke kios-kios di sekitar lokasi.
“Api sangat besar. Jika kami terlambat sedikit saja, api bisa menyambar kios Klangon yang lokasinya cukup dekat,” terang Irawan menambahkan.
Kerugian dan Imbauan Setelah Kejadian
Berdasarkan penilaian sementara dari Tim Reaksi Cepat, kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp80 juta. Mobil VW klasik yang terbakar total itu diketahui sudah tidak bisa diselamatkan sedikit pun.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, insiden tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi padat karena banyak pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa dramatis itu.
Anggota FPRB Argosari, Arif Fatimah, yang melakukan asesmen lapangan, membenarkan bahwa kebakaran itu bisa mengancam permukiman sekitar. Lokasinya berada tak jauh dari pemukiman warga dan kios-kios.
“Jika tidak cepat ditangani, dampaknya bisa lebih luas,” ujar Arif.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengecekan sistem kelistrikan kendaraan, terutama pada mobil-mobil tua. Mobil klasik memang menyimpan nilai sejarah dan estetika tinggi, namun juga menyimpan potensi bahaya jika perawatannya tidak maksimal.
Petugas damkar dan relawan baru berhasil memadamkan api sepenuhnya setelah berjibaku selama hampir satu jam. Saat ini, bangkai mobil telah dievakuasi dari lokasi untuk menghindari kemacetan dan kemungkinan risiko lanjutan. (el)












