bernasnews – Simak panduan susunan upacara Harkitnas 2025. Bisa digunakan untuk persiapan dan latihan upacara.
Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025 akan diperingati pada tanggal 20 Mei 2025, menandai 117 tahun sejak kebangkitan semangat nasionalisme Indonesia yang ditandai oleh berdirinya Boedi Oetomo pada 1908.
Meskipun hingga pertengahan Mei ini belum ada panduan resmi terbaru dari pemerintah terkait pelaksanaan upacara Harkitnas 2025, format pelaksanaan diperkirakan tidak jauh berbeda dari susunan tahun 2024.
Biasanya, upacara Hari Kebangkitan Nasional diadakan dalam bentuk upacara bendera sederhana, serupa dengan upacara rutin hari Senin di sekolah dan instansi pemerintah.
Tujuan utama dari upacara ini adalah untuk menanamkan semangat nasionalisme dan meneladani semangat kebangkitan bangsa yang telah diwariskan oleh para tokoh pergerakan nasional.
Berikut ini adalah susunan acara Upacara Bendera Hari Kebangkitan Nasional 2025, yang kemungkinan besar mengacu pada susunan tahun sebelumnya berdasarkan Surat Edaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Susunan Acara Upacara Harkitnas ke-117 Tahun 2025
Upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Republik Indonesia tanggal 20 Mei 2025, segera dimulai. Berikut tahapan susunannya secara lengkap:
I. Persiapan Awal
1. Masing-masing pemimpin pasukan menyiapkan barisannya
2. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara
3. Penghormatan kepada pemimpin upacara dipimpin oleh pemimpin pasukan paling kanan
4. Laporan pemimpin pasukan kepada pemimpin upacara bahwa pasukan siap mengikuti upacara
II. Pelaksanaan Upacara
5. Pembina upacara memasuki lapangan upacara, diikuti oleh ajudan
6. Penghormatan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara
7. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara siap dilaksanakan
8. Pengibaran Bendera Sang Merah Putih: Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh petugas
9. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
10. Pembacaan Teks Pancasila oleh pembina upacara, diikuti oleh seluruh peserta
11. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh petugas
12. Pembacaan Naskah Pidato Menteri Kominfo
- Disampaikan oleh pembina upacara
13. Peserta upacara diistirahatkan saat pembacaan naskah
14. Menyanyikan Lagu-Lagu Perjuangan:
- “Bagimu Negeri”
- “Satu Nusa Satu Bangsa”
15. Pembacaan doa oleh petugas
III. Penutupan Upacara
16. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara telah selesai
17. Penghormatan kepada pembina upacara
18. Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara
19. Staf dewan guru dan karyawan dipersilakan meninggalkan lapangan upacara
20. Penghormatan peserta kepada pemimpin upacara
21. Pemimpin upacara meninggalkan lapangan
22. Upacara selesai dan barisan dibubarkan
Makna dan Tujuan Peringatan Harkitnas
Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan. Hari ini menjadi momentum reflektif bangsa Indonesia untuk mengenang kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan perjuangan melawan penjajahan.
Peristiwa berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 menjadi titik awal kebangkitan semangat kolektif bangsa menuju kemerdekaan.
Tahun 2025 menandai 117 tahun perjalanan semangat kebangkitan nasional, dan pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menghidupi nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun belum tersedia pedoman resmi dari Kominfo untuk peringatan Harkitnas 2025, susunan acara seperti tahun 2024 dapat dijadikan acuan.
Instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya disarankan untuk tetap menyelenggarakan upacara secara tertib dan khidmat, sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu bangsa.
Semangat Harkitnas 2025 diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk terus bangkit dan berkontribusi positif dalam membangun bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan global dan era transformasi digital.
***












