bernasnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Sleman dan Gunungkidul bagian utara-tengah pada Senin, 12 Mei 2025.
Dalam informasi prakiraan cuaca yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB, BMKG menyebutkan bahwa wilayah tersebut berpotensi hujan. Prakiraan intensitas hujan adalah sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Pada pagi hari, prakiraan cuaca di seluruh wilayah DIY cerah berawan. Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan akan meningkat terutama di wilayah Sleman bagian utara dan Gunungkidul bagian utara-tengah.
Pada malam hari, cuaca umumnya berawan. Kemudian, dini hari berpotensi terjadi hujan ringan di bagian selatan Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.
Perkiraan suhu udara berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 63 hingga 94 persen. Angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 25 km/jam.
Sementara itu, perkiraan tinggi gelombang di perairan selatan Yogyakarta berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau dalam kategori sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi yang tinggal atau beraktivitas di daerah rawan bencana seperti lereng perbukitan dan bantaran sungai. (ef linangkung)












