bernasnews – Pemerintah menetapkan libur nasional dan cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 M.
Lantas, kapan tepatnya masyarakat akan menikmati libur dan cuti bersama Waisak tersebut?
Tahun 2025 menghadirkan momen penting bagi umat Buddha dan masyarakat Indonesia secara umum, yakni peringatan Hari Raya Waisak 2569 BE.
Pemerintah pun telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama untuk memperingati hari suci ini, sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.
Keputusan ini sekaligus memberikan kesempatan istimewa bagi masyarakat untuk menikmati libur panjang atau long weekend yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, berwisata, maupun merenung secara spiritual.
Jadwal Libur dan Cuti Bersama Waisak 2025
Menurut SKB 3 Menteri, Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada hari Senin, 12 Mei 2025, dan disusul dengan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025.
Dengan penetapan ini, masyarakat akan menikmati masa libur selama dua hari berturut-turut untuk merayakan Hari Trisuci Waisak.
Namun jika melihat kalender lebih luas, libur ini sebenarnya menjadi bagian dari rangkaian akhir pekan yang panjang.
Sebab, sebelumnya terdapat hari Sabtu dan Minggu, yaitu tanggal 10 dan 11 Mei 2025, yang merupakan hari libur reguler.
Artinya, masyarakat Indonesia bisa menikmati waktu libur selama empat hari penuh dari Sabtu, 10 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025.
Rincian libur panjang Waisak 2025 sebagai berikut:
- Sabtu, 10 Mei 2025: Libur akhir pekan
- Minggu, 11 Mei 2025: Libur akhir pekan
- Senin, 12 Mei 2025: Libur Nasional Hari Raya Waisak
- Selasa, 13 Mei 2025: Cuti Bersama Hari Raya Waisak
Ini menjadi momen tepat bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan liburan, kegiatan spiritual, atau sekadar beristirahat dari rutinitas pekerjaan.
Mengenal Hari Raya Waisak dan Maknanya
Hari Raya Waisak bukan sekadar hari libur, tetapi merupakan momen penuh makna bagi umat Buddha. Waisak memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha Gautama, yang disebut sebagai Trisuci Waisak. Ketiganya terjadi pada bulan purnama dalam bulan Waisakha (bulan kelima menurut kalender lunar).
Tiga peristiwa sakral tersebut adalah:
- Kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, yang kelak menjadi Sang Buddha.
- Pencapaian Penerangan Sempurna oleh Pertapa Gautama, di mana ia mencapai kebuddhaan dan menemukan kebenaran sejati.
- Wafatnya Sang Buddha, yang dikenal sebagai saat beliau mencapai Nibbana atau Nirwana, sebagai bentuk kebebasan sempurna dari siklus kelahiran dan kematian.
Waisak dirayakan dengan penuh khidmat dan kegembiraan oleh umat Buddha di seluruh dunia. Di berbagai negara, Hari Raya ini memiliki sebutan berbeda.
Misalnya, di India disebut Buddha Purnima atau Visakah Puja, di Thailand dikenal sebagai Visakha Bucha, sedangkan di Malaysia, Singapura, dan Sri Lanka dikenal dengan nama Vesak. Istilah “Waisak” sendiri berasal dari bahasa Pali “Wesakha” dan bahasa Sanskerta “Waishakha”.
Puncak Waisak 2569 BE di Indonesia
Di Indonesia, puncak perayaan Waisak 2569 BE dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan berlangsung pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 23.55.59 WIB.
Detik-detik Waisak ini dianggap sangat sakral oleh umat Buddha. Biasanya, mereka berkumpul untuk bermeditasi dan berdoa bersama dalam suasana yang penuh ketenangan dan spiritualitas mendalam.
Tema besar yang diangkat dalam perayaan nasional tahun ini adalah “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia”. Sejumlah subtema turut dikembangkan untuk memperkuat pesan utama tersebut, di antaranya:
- Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa
- Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju
- Kekuatan Moral, Membangun Kemuliaan Bangsa
- Pengendalian Diri Membawa Kedamaian Dunia
- Menjaga Sila Membangun Keluhuran Bangsa
Rangkaian acara Waisak Nasional 2569 BE mencakup:
- 4 Mei 2025: Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan seluruh Indonesia
- 10–11 Mei 2025: Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Zona 2 Candi Borobudur
- 10 Mei 2025: Pengambilan Api Dharma dari Mrapen, Grobogan dan pensakralan di Candi Mendut
- 11 Mei 2025: Pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung dan pensakralan di Candi Mendut
- 12 Mei 2025: Kirab dari Candi Mendut ke Borobudur, Pelepasan Lampion, Detik-detik Waisak, serta Pradaksina (mengelilingi candi)
Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Lainnya di Bulan Mei 2025
Selain Waisak, bulan Mei 2025 juga diwarnai sejumlah hari besar nasional dan cuti bersama lainnya. Berikut adalah daftar lengkapnya:
Libur Nasional:
- Kamis, 1 Mei 2025: Hari Buruh Internasional
- Senin, 12 Mei 2025: Hari Raya Waisak 2569 BE
- Kamis, 29 Mei 2025: Kenaikan Yesus Kristus
Cuti Bersama:
- Selasa, 13 Mei 2025: Hari Raya Waisak
- Jumat, 30 Mei 2025: Kenaikan Yesus Kristus
Dengan banyaknya tanggal merah di bulan Mei, masyarakat memiliki lebih banyak peluang untuk menikmati waktu bersama keluarga atau mengambil jeda dari aktivitas rutin sehari-hari.
Peringatan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 M menjadi momen penting yang tidak hanya penuh dengan nuansa religius bagi umat Buddha, tetapi juga membuka peluang istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menikmati waktu luang yang berkualitas.
Dengan penetapan libur nasional dan cuti bersama selama empat hari berturut-turut, Waisak 2025 bisa menjadi momentum refleksi, perenungan, maupun liburan yang bermanfaat.
Semoga semangat Waisak membawa pesan kedamaian, kebijaksanaan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
***












