News  

PHRI Kota Yogya Dukung Food Bank, Program Quick Win Wali Kota dan Wawali

Ilustrasi sekumpulan Chef saat menyiapkan hidangan kuliner di hotel bintang. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi kepada pelaku hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta, dalam mendukung Food Bank Lumbung Mataraman dan Health Over Tourism.

Kedua program tersebut merupakan bagian dari program quick win atau percepatan unggulan Pemerintah Kota Yogyakarta saat 100 hari kerja Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.

“Kami ingin kerja sama dengan hotel-hotel apabila suatu saat ada makanan yang masih bagus tapi mungkin tidak terkonsumsi dengan baik, (lewat) Food Bank ini kami siap untuk jemput bola,” kata Hasto Wardoyo, yang dilansir dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta menegaskan, bahwa Lumbung Pangan Mataraman di kabupaten seperti Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman dan Bantul berupa sawah yang menghasilkan padi. Adapun Kota Yogyakarta tidak punya sawah, gunungnamun punya manusia atau sumber daya manusia. Oleh karena itu Pemkot Yogyakarta berharap  ada kerja sama dengan hotel-hotel dan restoran.

“Melalui program food bank akan menyelamatkan makanan berlebih di hotel maupun restoran dan didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Hasto.

“Kerja sama itu saling menguntungkan. Kami terima kasih atas kerja sama baiknya untuk memajukan layanan hotel dan rumah sakit. Yogya terkenal kota wisata, kalau wisatawan merasa nyaman saya yakin itu menjadi nilai tambah kota wisata Yogyakarta,” lanjut Hasto.

Dakam kesempatan itu Ketua PHRI DIY, Dedi Pranowo Ernowo menyatakan PHRI mendukung komitmen bersama untuk food bank. Menurut Dedi, pelaku hotel dan restoran akan memberikan dukungan semampunya dan PHRI DIY tidak bisa memaksa para pelaku usaha hotel dan restoran.

Pihaknya berharap seluruh anggota PHRI Kota Yogyakarta bisa bekerja sama dengan Pemkot Yogyakarta. Food Bank dapat membantu mendistribusikan makanan yang berlebih kepada yang membutuhkan.

“Saya kira dengan adanya food bank juga bisa membantu kita untuk mendistribusikan makanan berlebih yang masih layak melalui Pemkot. Tapi  tentunya kami tidak bisa memaksakan teman-teman anggota PHRI,” ungkap Dedi.

Komitmen ini kita dukung, lanjut Dedi, bahwasannya anggota PHRI mendukung food bank ini, tapi semampunya. Pasalnya sekarang hotel maupun restaurant dalam membikin masakan  itu juga harus ada perhitungannya. Cost-nya (biaya) itu betul-betul diperhitungkan,” jelas Dedi.

Sementara itu terkait quick wins dari Rumah Sakit Pratama Health Over Tourism, Dedi menyampaikan hal itu menjadi bagian upaya branding Kota Yogyakarta yang lebih aware tentang kesehatan, tamu wisatawan dan hotel. “Wisatawan di Yogyakarta akan merasa aman dan nyaman dalam hal kesehatannya,” pungkasnya. (ted)