
bernasnews – Komitmen Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penerbangan kembali membuahkan hasil. Dua upaya penyelundupan hewan berhasil digagalkan oleh personel Airport Security dalam dua kejadian berbeda sepanjang April 2025.
Kejadian pertama terjadi pada Jumat, 18 April 2025, pukul 19.40 WIB. Petugas Security Screening Officer atas nama Ahmad Qoharur Rijal mencurigai perilaku seorang penumpang saat pemeriksaan keamanan.
Setelah dilakukan profiling dan pemeriksaan menyeluruh, ditemukan 12 ekor burung berbagai jenis yang disembunyikan di tubuh penumpang, antara lain burung cendet, love bird, kolibri, pleci, prenjak, sogon, ciblek, dan burung sawah lekor.
Burung Disembunyikan di Tubuh, Ular Python Ditemukan di Koper
Selang lima hari kemudian, pada Rabu, 23 April 2025, petugas lain bernama Yosanda Viyo yang bertugas sebagai operator X-Ray di area Out of Gauge (OOG) domestik, menemukan hewan mencurigakan dalam koper penumpang.
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh Badan Karantina Indonesia, diketahui bahwa barang bawaan tersebut berisi 6 ekor ular Python Albino dan 8 ekor biawak Varanus Salvator.
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, menyampaikan bahwa seluruh proses identifikasi dan penanganan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur serta koordinasi yang baik dengan instansi terkait, termasuk Balai Karantina Indonesia.
“Meski tidak tergolong sebagai satwa dilindungi, namun hewan-hewan tersebut dibawa tanpa melaporkan kepada petugas karantina dan tidak dilengkapi dokumen karantina yang sah. Karena itu, hewan-hewan tersebut diamankan dan penumpang diperbolehkan melanjutkan perjalanan tanpa membawa hewan tersebut,” jelas Ruly.
Ruly mengapresiasi profesionalisme dan kewaspadaan tinggi para personel Aviation Security YIA.
Ia menambahkan bahwa para petugas secara rutin mengikuti pelatihan dan pembaruan informasi keamanan, termasuk Refreshing Course, OHBD (One Hour Before Duty), hingga pelatihan penggunaan alat pemeriksaan seperti X-Ray dan body search manual.
“Koordinasi dan sinergi antar instansi akan terus kami tingkatkan untuk memastikan keamanan penerbangan di Bandara YIA. Tindakan tegas dan profesional ini menjadi langkah penting dalam mencegah potensi pelanggaran yang bisa merugikan negara maupun membahayakan penerbangan,” tegasnya.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jasa bandara untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk dalam hal pelaporan dan kelengkapan dokumen hewan atau barang bawaan yang masuk dalam kategori khusus.***











